Bupati Siak Dukung Penguatan Sistem Merit Melalui Manajemen Talenta ASN
RIAU24.COM - Tanjung Pinang – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menandatangani komitmen bersama pembangunan dan penerapan Manajemen Talenta ASN secara serentak bersama Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Provinsi Riau serta Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Senin (12/1/2026).
Penandatanganan komitmen ini bertujuan untuk mengakselerasi penerapan sistem merit, guna memastikan pengisian jabatan dilakukan secara objektif berdasarkan kompetensi, kinerja, dan kualifikasi aparatur.
Dalam implementasinya, transformasi manajemen karier ASN memberikan kepastian melalui portofolio digital dan rencana suksesi yang transparan, sehingga pengembangan karier pegawai lebih terarah dan terukur.
Selain itu, sistem ini juga berfungsi sebagai fasilitas mobilitas talenta, yang memungkinkan perpindahan ASN antarinstansi, bahkan lintas daerah dan nasional, berbasis data akurat melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SI-MATA) BKN.
Bupati Siak Afni Zulkifli selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) menegaskan komitmennya dalam menjalankan Manajemen Talenta Instansi sebagai pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan mempertahankan ASN berpotensi tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.
Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan Pemkab Siak dalam percepatan transformasi birokrasi serta penguatan sistem merit, dengan penerapan siklus manajemen talenta mulai dari akuisisi hingga penempatan menggunakan instrumen Matriks 9-Box Talent Mapping.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas SDM ASN untuk mendukung pembangunan nasional dan pelayanan publik, sekaligus menyiapkan talenta terbaik pada posisi strategis guna membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas,” ujar Afni.
Melalui komitmen ini, Kabupaten Siak diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang unggul, dengan menempatkan figur yang tepat pada posisi yang tepat (the right man on the right place).
Sementara itu, Kepala BKN RI Zudan Arif Fakrulloh menegaskan pentingnya peran aktif ASN dalam melengkapi portofolio digital, mulai dari riwayat pendidikan, pelatihan, hingga sertifikasi, guna mendukung keberhasilan manajemen talenta.
Menurutnya, manajemen talenta merupakan instrumen strategis untuk mengubah pola dan sistem kerja birokrasi agar lebih cepat, adaptif, dan efektif. Penempatan ASN harus berbasis kelayakan dan kompetensi agar mampu mengeksekusi fungsi pemerintahan secara optimal.
“Di era yang serba cepat ini, kita tidak bisa lagi mengangkat ASN yang lambat mengeksekusi program pemerintah. Meritokrasi kita wujudkan melalui manajemen talenta dengan menempatkan kader-kader terbaik demi mewujudkan visi dan misi pemerintah,” tegas Zudan.(Lin)