Pemkab Siak dan Bank Mandiri Taspen Siapkan ASN Menuju Masa Pensiun Berkualitas

Lina 27 Jan 2026, 16:48
Pemkab Siak dan Bank Mandiri Taspen Siapkan ASN Menuju Masa Pensiun Berkualitas
Pemkab Siak dan Bank Mandiri Taspen Siapkan ASN Menuju Masa Pensiun Berkualitas

RIAU24.COM - Siak – Pemerintah Kabupaten Siak melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDMD) bekerja sama dengan PT Bank Mandiri Taspen menggelar sosialisasi layanan ketaspenan dan kewirausahaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun dan Batas Usia Pensiun (BUP) tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di Gedung Tengku Mahratu, Selasa (27/1/2026) ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar. Sosialisasi tersebut bertujuan membekali ASN agar memiliki persiapan matang menjelang purna tugas, baik dari sisi pemahaman hak pensiun, kesiapan finansial, hingga peluang berwirausaha pasca pensiun.

Sekda Mahadar menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian seorang ASN, melainkan awal dari fase kehidupan baru yang tetap dapat dijalani secara produktif dan mandiri.

“Melalui sosialisasi ini, ASN dipersiapkan untuk menghadapi masa purna tugas dengan lebih terarah. Jadikan pensiun sebagai awal fase baru yang tetap produktif. Pengalaman dan jaringan yang dimiliki selama bertugas dapat menjadi modal sosial untuk mengembangkan usaha maupun memberi inspirasi di tengah masyarakat,” ujar Mahadar.

Ia menambahkan, persiapan sejak dini sangat penting agar masa pensiun dapat dijalani dengan baik, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga secara fisik dan mental.

Sementara itu, Branch Manager PT Bank Mandiri Taspen Cabang Pekanbaru, Firson Arya Iskandar, menjelaskan bahwa Taspen hadir untuk memastikan seluruh proses layanan pensiun ASN berjalan mudah, aman, dan tepat waktu.

Firson memaparkan berbagai skema layanan Taspen, termasuk pemanfaatan aplikasi digital untuk absensi pensiunan. Melalui layanan tersebut, hak pensiun dapat diterima secara rutin tanpa harus datang langsung ke kantor.

Ia juga mengingatkan para ASN agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Taspen.

“Seluruh layanan Taspen tidak dipungut biaya apa pun. Jika ada pihak yang meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan Taspen, itu sudah pasti penipuan. Apabila ragu, silakan datang langsung ke Bank Mandiri Taspen atau cek melalui kanal resmi Taspen,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris BKPSDMD Kabupaten Siak, Nofendri, menyampaikan bahwa berdasarkan data BKPSDMD, terdapat 161 ASN yang akan memasuki BUP pada tahun 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 ASN mengikuti kegiatan sosialisasi, termasuk 13 ASN yang telah memasuki masa pensiun pada Januari 2026.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang agar ASN memahami seluruh proses pensiun secara menyeluruh sekaligus membuka wawasan mengenai peluang kewirausahaan sebagai salah satu alternatif aktivitas pasca purna tugas.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan ASN Kabupaten Siak dapat menyongsong masa pensiun dengan rasa percaya diri, tetap mandiri secara ekonomi melalui program-program PT Bank Mandiri Taspen, serta terus memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat sekitar.(Lin)