Apa Pentingnya Indonesia Bergabung dengan Dewan Perdamaian
RIAU24.COM - Ketua MPP PKS Mulyanto meminta Presiden Prabowo Subianto tidak terburu-buru memutuskan bergabung dalam Board of Peace (Dewan Perdamaian) bentukan Presiden Amerika Donald Trump.
Pengkajian secara komprehensif harus dilakukan demi keberadaan Dewan tersebut, dikutip dari rmol.id, Rabu, 28 Januari 2026.
"Serta dampaknya bagi misi diplomasi Indonesia ke depan," ujarnya.
Dia mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sikap konstitusional yang jelas dan tegas terhadap isu Palestina.
Sejak bangsa ini berdiri Indonesia menolak segala bentuk penjajahan dan selalu berdiri bersama pihak yang tertindas.
"Termasuk kepada bangsa dan rakyat Palestina yang hingga hari ini hidup di bawah Pemerintahan pendudukan," ujarnya.
Artinya, setiap inisiatif yang mengatasnamakan perdamaian Palestina harus diukur dari substansi keadilannya dan bukan dari siapa penggagasnya.
Upaya perdamaian harus dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepatuhan pada hukum internasional serta sejauh mana rakyat Palestina terlibat sebagai subjek utama proses perdamaian.