DPR Pastikan Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Tidak Pernah Masuk Pembahasan

Azhar 26 Feb 2026, 23:11
Anggota Komisi VI DPR Fraksi Demokrat, Herman Khaeron. Sumber: Demokrat
Anggota Komisi VI DPR Fraksi Demokrat, Herman Khaeron. Sumber: Demokrat

RIAU24.COM -Anggota Komisi VI DPR Fraksi Demokrat, Herman Khaeron, menyebut rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dari India untuk operasional Koperasi Merah Putih tidak pernah masuk dalam pembahasan resmi bersama DPR.

Dia hanya mengakui, mitra kerja Komisi VI, Agrinas Pangan Nusantara, pernah memaparkan alokasi anggaran sebesar Rp3 miliar per desa, dikutip dari rmol.id, Kamis, 26 Februari 2026.

Rinciannya Rp1,6 miliar untuk pembangunan gedung, Rp500 juta untuk modal kerja, dan sisanya untuk sarana prasarana termasuk transportasi.

"(Agrinas) tidak pernah menyebutkan transportasinya jenis apa dan kualifikasinya apa," ujarnya.

Dia baru mengetahui rencana impor tersebut dari pemberitaan media. 

Disebutkan, impor dilakukan dalam tiga jenis kendaraan masing-masing 35 ribu unit, sehingga total mencapai 105 ribu unit dengan nilai anggaran sekitar Rp24,66 triliun. 

N"ah, tahu-tahu kemarin tahu dari media ya, ada impor dari India yang masing-masing jenis kendaraan 35 ribu kendaraan sehingga berjumlah 105 ribu kendaraan dengan menyerap anggaran Rp24,66 triliun," ujarnya.