Dampak Terburuk Bagi Jamaah Haji Jika Konflik Iran-AS Tak Kunjung Reda
RIAU24.COM - Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang menyebut, jemaah haji asal Indonesia tetap bisa diberangkatkan ke Tanah Suci meski konflik Iran-AS belum reda.
Cara itu yakni pesawat harus memutar melalui wilayah Afrika demi menghindari kawasan konflik di Timur Tengah, dikutip dari rmol.id, Jumat, 6 Maret 2026.
Hal ini tentu saja membuat durasi perjalanan menjadi lebih lama.
"Durasi terbang akan semakin lama. Kalau selama ini 8-10 jam, atau (dari) Aceh (sampai) 6 jam, itu pasti akan semakin panjang karena rute itu memang memutar (ke Afrika)," ,ujarnya.
Hal ini dilakukan karena jalur penerbangan yang biasanya dilalui tidak bisa dilewati jika situasi keamanan memburuk.
Bahkan pesawat juga tidak bisa melintas di atas wilayah Yaman yang selama ini sudah dihindari maskapai karena kondisi keamanan yang tidak stabil.
"Kalau kita lihat peta, dari Afrika lewat di atas Yaman juga tidak bisa karena di sana terus terjadi eskalasi yang tidak aman untuk diterbangi," ujarnya.
Kondisi ini membuat pesawat harus mengambil jalur yang lebih jauh di atas lautan lepas.
Dia meyakini, perubahan rute tersebut hampir pasti akan menambah biaya penerbangan.