Tak Ada Pilihan, Purbaya Berniat Sunat Dana MBG Jika Harga Minyak Tak Terkendali
RIAU24.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berniat 'mencukur' dana Makan Bergizi Gratis (MBG) jika lonjakan harga minyak dunia imbas perang Amerika Serikat (AS) & Israel lawan Iran tak kunjung berhenti.
Menurutnya, dari hasil perhitungan saat ini tekanan harga minyak yang berpotensi memperlebar defisit APBN adalah senilai US$ 92 per barel, dikutip dati detik.com, Jumat, 6 Maret 2026.
Dia berasumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) dalam APBN 2026 sendiri dipatok US$ 70 per barel.
Jika terpaksa perlu ada penyesuaian anggaran imbas melonjaknya harga minyak, maka akan ada langkah penghematan anggaran, salah satunya MBG.
"Kalau harganya US$ 92 selama setahun rata-rata, maka defisitnya jadi 3,6% lebih. Kita akan melakukan langkah-langkah supaya itu tidak terjadi. Bisa ada yang lain kan, bisa penghematan misalnya di MBG," ujarnya.
"Yang jelas MBG bagus tapi kita akan cegah kalau ada belanja yang tidak terlalu mendukung langsung makanan itu yang lain-lain," sebutnya.
"Misalnya beli motor SPPG, jadi ganti motor, mereka senang, saya rugi. Misalnya lagi beli komputer di SPPG dikasih komputer," tutupnya.