Simak Cara Plt Gubri SF Hariyanto Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran

Alwira 11 Mar 2026, 15:33
Plt Gubri SF Hariyanto
Plt Gubri SF Hariyanto

RIAU24.COM - Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah menjelang Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Berbagai strategi disiapkan guna memastikan harga bahan pangan tetap stabil di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan bahwa pengendalian inflasi di daerah harus dilakukan secara komprehensif melalui kerangka 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif. Menurutnya, kerangka tersebut menjadi strategi utama pemerintah daerah dalam menghadapi potensi ketidakstabilan harga bahan pangan yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan, terutama saat Ramadan dan Idulfitri.

“Dalam menghadapi kondisi ketidakstabilan harga bahan pangan tersebut, pengendalian inflasi di daerah harus kita lakukan melalui kerangka 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif,” ujarnya di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Rabu (11/03).

Ia juga mengapresiasi langkah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama pihak terkait yang terus memperluas kerja sama antardaerah untuk memperkuat pasokan komoditas pangan. Kerja sama tersebut dilakukan dengan sejumlah wilayah penghasil pangan seperti Sumatera Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Tengah, khususnya untuk komoditas strategis seperti beras, cabai, dan bawang.

Selain memperluas kerja sama antardaerah, Pemprov Riau juga melakukan berbagai langkah stabilisasi harga melalui program gerakan pangan murah serta operasi pasar di sejumlah wilayah di Bumi Lancang Kuning. Plt Gubri SF Hariyanto menjelaskan, optimalisasi kios pengendalian inflasi serta penguatan peran badan usaha milik daerah (BUMD) pangan juga menjadi langkah penting dalam menjaga ketersediaan stok pangan di daerah.

“Kami juga terus memperkuat peran BUMD pangan sebagai penyangga stok pangan daerah agar ketersediaan komoditas strategis tetap terjaga,” jelasnya.

Menjelang Idulfitri 1447 H, ia meminta seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk meningkatkan koordinasi di lapangan. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman, distribusi berjalan lancar, serta harga kebutuhan pokok tidak mengalami lonjakan yang signifikan.

"Saya meminta seluruh tim pengendali inflasi daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota untuk benar-benar memperkuat koordinasi di lapangan. Kita harus memastikan stok pangan tersedia dengan baik, distribusi berjalan dengan lancar, serta harga kebutuhan pokok tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat," ungkapnya.

Diterangkan, pemerintah daerah juga akan terus memperkuat berbagai program stabilisasi, termasuk gerakan pangan murah dan operasi pasar agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Plt Gubri SF Hariyanto optimis dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta seluruh pemangku kepentingan, stabilitas harga pangan di Riau dapat tetap terjaga hingga perayaan Idulfitri.

“Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta seluruh pemangku kepentingan saya yakin kita mampu menjaga stabilitas harga sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 H," pungkasnya. Adv