Imbauan Menag di Hari Idulfitri 2026

Azhar 20 Mar 2026, 23:19
Menteri Agama Nasaruddin Umar. Sumber: UIN Wonosobo
Menteri Agama Nasaruddin Umar. Sumber: UIN Wonosobo

RIAU24.COM - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menyikapi Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat empati dan kepedulian sosial. 

Menurutnya, Ramadan tidak hanya sebatas ritual menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter yang lebih peka terhadap sesama, dikutip dari rmol.id, Jumat, 20 Maret 2026.

"Puasa adalah proses mengasah kepekaan sosial. Di balik rasa lapar dan dahaga tersimpan pesan kuat tentang empati kepada sesama dan kepedulian pada mereka yang kekurangan," sebutnya.

Menurutnya, gema takbir yang berkumandang menandai berakhirnya Ramadan sekaligus menjadi simbol kemenangan spiritual bagi umat Islam.

Kemenangan tersebut tercermin dari kemampuan menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari selama sebelas bulan ke depan.

"Kemenangan sejati bukan sekadar kembalinya kita pada rutinitas, tetapi keberhasilan menjaga nyala api kesalehan," ujarnya.

Dia menambahkan, Idulfitri menjadi momentum untuk menebar kebaikan dan meraih keberkahan. 

Keberkahan, kata dia, hadir pada hati yang terbuka dan pada mereka yang aktif memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.