Klaim Keliru Bahlil soal Ketersediaan Stok Energi
RIAU24.COM - Pengamat politik Igor Dirgantara menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia telah berbohon saat bicara soal ketahanan energi dalam negeri.
"Kurang realistis terhadap realitas pasar energi global saat ini," ujarnya dikutip dari rmol.id, Minggu 29 Maret 2026.
Salah satu buktinya kapal tanker yang membawa muatan minyak mentah untuk Indonesia, dikabarkan tertahan untuk melintasi Selat Hormuz.
Alhasil, membuat potensi memengaruhi stok bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri.
"Itu yang dipicu penutupan Selat Hormuz dan mengguncang rantai pasokan minyak dunia juga tentunya," ujarnya.
Indonesia pun dia sebut masih bergantung terhadap bahan baku BBM dari wilayah Timur Tengah.
Alhasil, potensi akan sulit untuk dapat bersaing dengan negara tetangga Asia lainnya.
"Faktanya, Indonesia juga bergantung pada impor energi dari kawasan Timur Tengah. Apalagi cadangan energi nasional juga relatif terbatas. Sementara, banyak negara Asia semakin ketat berkompetisi untuk mendapatkan energi," ujarnya.