Pemerintah Tambah Subsidi BBM Rp100 Triliun

Azhar 1 Apr 2026, 22:08
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber: Internet
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menambah anggaran subsidi energi hingga Rp90 triliun sampai Rp100 triliun.

Hal ini buntut lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Iran-Israel, dikutip dari rmol.id, Rabu, 1 April 2026.

Uang sebanyak itu digunakan untuk menambal anggaran subsidi karena pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

"Rp90 triliun sampai Rp100 triliun (untuk) subsidi kan, kompensasi lain lagi," ujarnya.

Tambahan anggaran tersebut diluar dari pagu subsidi dan kompensasi yang ditetapkan pemerintah tahun ini senilai Rp381,3 triliun.

Mayoritas untuk subsidi energi sebesar Rp210,1 triliun yang mencakup BBM, listrik, dan LPG 3 kg. 

Imbas lonjakan harga minyak yang telah mencapai 100 Dolar AS per barel, Purbaya pun memprediksi defisit APBN 2026 akan terkerek dari target 2,68 persen menjadi 2,9 persen dari produk domestik bruto (PDB), namun masih di bawah batas yang ditetapkan pemerintah.