Kalapas Bengkalis Pimpin Razia Kamar Warga Binaan, Tidak Ada HP dan Narkoba
RIAU24.COM - Kepala Lapas (Kalapas) Priyo Tri Laksono memimpin langsung kegiatan razia atau penggeledahan di kamar hunian blok 8B.
Hal tersebut dilakukan dengan tujuan utama menekan peredaran barang barang terlarang khusus narkoba, Rabu 08 April 2026.
Sering dilakukan razia lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis akan terus menunjukkan komitmen tegas dan menjaga keamanan, ketertiban lingkungan pembinaan.
"Kegiatan yang dilakukan secara rutin ini menyasar berbagai blok 8B, pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap sudut kamar. Razia dilaksanakan melibatkan jajaran pejabat struktural, Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal), Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Bengkalis KPLP Joko Dwi Mulyono,"ungkap Kalapas Priyo Tri Laksono.
Dalam pelaksanaannya, petugas menemukan beberapa barang tidak sesuai ketentuan, seperti, kabel listrik rakitan perangkat ilegal, alat-alat rakitan, pisau, gunting sendok besi dan benda berbahaya lainnya barang temuan disita dan langsung dimusnahkan.
"Namun, dari hasil pemeriksaan yang teliti, tidak ditemukan adanya HP dan narkoba atau bahan terkait di area yang diperiksa,"ujarnya.
Lapas IIA Bengkalis akan terus bersinergi polres Bengkalis dalam memberantas narkoba.
"Kami lapas bengkalis menerapkan prinsip zero tolerance atau tidak ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran, termasuk peredaran narkoba,"tegas kalapas.
"Kita tidak akan memberikan ruang sedikitpun untuk aktivitas ilegal di dalam lingkungan lapas. Razia ini adalah bukti komitmen kita untuk menciptakan suasana pembinaan yang bersih, aman, dan kondusif bagi warga binaan,"sambungnya.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan mendadak sebagai langkah preventif. Hal ini sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, responsif, dan bebas dari praktik buruk.
"Dengan adanya pengawasan yang ketat dan tindakan tegas, Lapas Bengkalis berharap dapat terus menjaga integritas lingkungan serta memberikan pembinaan yang optimal agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan perilaku yang baik dan taat hukum,"pungkasnya.