Pendistribusian MBG Bengkalis Kota 3 Berhenti Secara Sepihak

Dahari 17 Apr 2026, 16:52
Pendistribusian MBG Bengkalis Kota 3 Berhenti Secara Sepihak
Pendistribusian MBG Bengkalis Kota 3 Berhenti Secara Sepihak

RIAU24.COM - BENGKALIS - Beberapa sekolah yang menerima program makan bergizi Gratis (MBG) dari dapur SPPG Bengkalis Kota 3 dikelola oleh Yayasan Cita Nusantara Indonesia, mulai Jumat 17 April 2026 berhenti menyalurkan MBG.

Penghentian ini terjadi secara mendadak tanpa kejelasan waktu kelanjutan, sehingga menimbulkan tanda tanya di kalangan penerima manfaat maupun para pekerja. Diketahui, pendistribusian MBG terakhir dilakukan, Kamis 16 April 2026.

Salah seorang guru di SMPN 2 Bengkalis mengatakan bahwa, sekolahnya tersebut merupakan bagian dari penerima manfaat dan membenarkan program MBG dari Yayasan Cita Nusantara Indonesia tersebut telah dihentikan.

“Iya, MBG kami putus hari ini. Mereka ada pemberitahuan bahwa Kamis kemarin merupakan hari terakhir karena ada masalah pada dapurnya. Namun mereka tidak memberitahukan sampai kapan program ini akan dilanjutkan,” ujar salah seorang guru di SMPN2 Bengkalis, Jumat 17 April 2026.

Kekecewaan juga disampaikan oleh salah seorang karyawan SPPG Bengkalis Kota 3. Dia mengaku tidak mengetahui alasan pasti penghentian operasional tersebut.

“Kami tidak mengetahui apa penyebabnya. Tiba-tiba yayasan memberhentikan operasional secara sepihak mulai hari ini. Kami para relawan tidak bisa bekerja, sementara mereka digaji per hari kerja, sehingga tidak mendapatkan penghasilan karena tidak ada operasional,”ujar salah seorang karyawan di dapur MBG Yayasan Cita Nusantara Indonesia.

Disamping itu juga, ia menyoroti dampak penghentian ini terhadap para penerima manfaat program MBG dan juga terhadap penerima manfaat seharusnya mendapatkan haknya untuk memperoleh makan bergizi.

"Dapur itu ada sebanyak 1.641 penerima manfaat terdampak akibat penghentian ini, yang terdiri dari enam sekolah dan dua posyandu di wilayah Bengkalis Kota,"ujarnya.

Hingga berita ini diorbitkan untuk pemilik dapur SPPG Bengkalis Kota 3 bernama Nurul, belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp belum mendapatkan tanggapan darinya.

Sementara, Fadholi yang menjabat sebagai asisten lapangan saat dikonfirmasi juga enggan untuk menjawabnya.