BPKH Berikan Uang Saku untuk Jemaah Haji, Segini Besarannya
RIAU24.COM - Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati menyebut pihaknya memberikan living cost atau uang saku kepada para jemaah calon haji di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah.
Menurutnya, setiap jemaah mengantongi living cost sebesar 750 Riyal atau setara dengan Rp3,5 juta, dikutip dari rmol.id, Kamis, 23 April 2026.
"Kami berikan Riyal untuk uang oleh-oleh atau jajan. Jadi per jemaah kami berikan 750 Riyal," ujarnya.
Pembagian living cost ini merupakan salah satu wujud pengembalian nilai manfaat dari pengelolaan dan pengembangan dana haji BPKH.
BPKH saat ini memegang amanah mengelola dana titipan dari 5,7 juta jemaah pendaftar nomor porsi haji dengan total dana kelolaan mencapai Rp180 triliun.
Dari total dana yang dikelola tersebut, ia mengatakan BPKH bukan hanya berhasil membuat dana jemaah aman, namun juga membukukan nilai manfaat atau imbal hasil sebesar Rp12 triliun sepanjang 2025.
Sulistyowati melanjutkan dari dana hasil kelolaan inilah yang kemudian didistribusikan kembali kepada jemaah dalam tiga bentuk.
Pertama, nilai manfaat dari pengelolaan BPKH diwujudkan sebagai subsidi biaya penyelenggaraan ibadah haji yang rata-rata mencapai Rp33 juta per orang, dengan nominal yang menyesuaikan jarak masing-masing embarkasi.