Makin Memanas, Dolar AS Tembus Rp 17.400!
RIAU24.COM - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi ini. Mata uang Paman Sam menembus level Rp 17.400.
Dikutip dari data Bloomberg, Jumat (17/4/2026), nilai tukar dolar AS pukul 09.02 WIB berada di level Rp 17.400, menguat tipis 6 poin atau sekitar 0,03%. Dolar AS dibuka naik ke Rp 17.404.
Pada penutupan terakhir di perdagangan hari sebelumnya, dolar AS berada di Rp 17.396. Dolar AS diperdagangkan paling tinggi Rp 17.404 dan paling rendah Rp 17.395.
Secara kumulatif, dolar AS menguat 4,32% secara tahunan. Mata Uang Paman Sam selama 52 minggu ke belakang diperdagangkan pada rentang Rp 16.079-17.404.
Bank Indonesia (BI) buka suara soal nilai tukar rupiah kian melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang menembus level Rp 17.400 pagi ini.
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Erwin G. Hutapea menyampaikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap mata uang Paman Sam yang terjadi belakangan ini dinilai masih sejalan dengan pergerakan mata uang negara lainnya di tengah eskalasi ketegangan geopolitik yang masih terjadi.
Sebagian mata uang juga melemah, misalnya mata uang Philippine Peso turun 6,58%, Thailand Baht loyo 5,04%, India Rupee berkurang 4,32%, demikian pula dengan Chile Peso melemah 4,24%, Indonesia Rupiah turun 3,65%, dan Korea Won melemah 2,29%.
"Pergerakan Rupiah sejak awal konflik di Timur Tengah hingga saat ini masih sejalan dengan mayoritas mata uang emerging market lainnya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2026).
Di tengah kondisi tersebut, Erwin menegaskan BI akan terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai dengan nilai fundamentalnya. BI akan terus mengoptimalkan intervensi di pasar valuta asing melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder. ***