Ngeri, Begini Kesaksian Korban Selamat Lompat dari Bus ALS yang Terbakar di Sumsel

Devi 7 May 2026, 12:04
Ngeri, Begini Kesaksian Korban Selamat Lompat dari Bus ALS yang Terbakar di Sumsel
Ngeri, Begini Kesaksian Korban Selamat Lompat dari Bus ALS yang Terbakar di Sumsel

RIAU24.COM - Sebanyak empat penumpang selamat dari kecelakaan tragis bus ALS bertabrakan dengan truk tangki BBM di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Korban yang selamat mengalami luka bakar serius serta trauma mendalam akibat peristiwa tersebut.

Diketahui empat korban yang selamat tersebut yakni M Tahrul Hubaidi (31), Padli (30), Ngadiono (44), dan istrinya Jumiatun (34). Dilaporkan hanya Padli yang mengalami luka ringan, sementara ketiga korban yang lain menderita luka bakar serius di sekujur tubuh mereka.

Saat dirawat di RSUD Rupit, Ngadiono mengaku sempat memiliki firasat buruk sebelum keberangkatan. Menurutnya, bus ALS yang mereka tumpangi tidak dalam kondisi yang bagus.

Namun warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah ini mengaku keterbatasan biaya membuat dirinya dan sang istri tetap melanjutkan perjalanan menggunakan bus ALS tersebut.

"Dari awal kami sudah punya firasat tidak baik. Kondisi mobilnya sudah tidak bagus, tapi saya dan istri saya (Jumiatun) terpaksa berangkat karena tiket sudah tidak bisa dibatalkan," katanya, Kamis (7/5/2026)

Selama perjalanan, Ngadiono mengaku bus yang mereka tumpangi beberapa kali mengalami gangguan seperti radiator sempat kering dan oli kendaraan terlihat berceceran hingga akhirnya terjadilah kecelakaan itu.

"Saat kejadian itu saya mendengar suara benturan keras, lalu tiba-tiba ada api dan langsung membesar. Seketika bus sudah terbakar," ujarnya.

Saat api mulai membesar, Ngadiono yang duduk di posisi tengah bus langsung memecahkan kaca jendela dan memanjat keluar bersama dengan istrinya. Tak lama kemudian, seorang penumpang yakni M Tahrul Hubaidi berhasil menyusul untuk menyelamatkan diri.

Namun tidak semua penumpang berhasil memecahkan jendela dan keluar dari bus tersebut. Ngadiono mengaku mereka hanya bisa menyaksikan kobaran api melahap bus serta para penumpang yang lain.

Setelah itu, api semakin membesar dan diikuti ledakan dari dalam bus. Jeritan para penumpang bus yang lain pun perlahan menghilang.

"Kami hanya bisa melihat penumpang lain terjebak dan terbakar di dalam bus. Kami tidak bisa berbuat apa-apa," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, satu unit bus ALS di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, terbakar hebat di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Diduga bus tersebut terbakar setelah bertabrakan dengan truk tangki BBM. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 16 orang meninggal dunia.

Diketahui kejadian tersebut terjadi di Jalinsum Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumatera Selatan pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Awalnya bus ALS yang berisi diduga belasan orang melaju dari arah Lubuklinggau menuju ke Jambi. Dari arah yang berlawanan, terdapat mobil tangki BBM yang berisi dua orang.

Setibanya di TKP, diduga bus ALS menghindari lubang dan masuk ke jalur yang berlawanan sehingga menabrak mobil tangki BBM tersebut. Kedua kendaraan tersebut terbakar hingga mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 4 orang terluka. ***