Politisi PDIP Ini Sebut Qodari Dungu
RIAU24.COM - Politikus PDIP, Mohamad Guntur Romli menyebut Muhammad Qodari selaku Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) merupakan orang dungu.
Hal ini karena menilai Bakom RI tidak menunjukan profesionalitas dalam menjalankan tugasnya. Terutama sejak dipimpin oleh Muhammad Qodari, dikutip dari rmol.id, Senin 11 Mei 2026.
Semua ini buntut gagasan Qodari yang mengklaim akan merekrut new media atau homeless media sebagai mitra kerja sama dengan Bakom RI.
"Blunder, amatir, dan dungu langkah Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI melalui Qodari, mengumumkan perekrutan media-media homeless. Itu strategi yang dungu," ujarnya.
Rencana kerja Qodari itu justru terkesan ingin membungkam kekuatan utama new media yang terletak pada narasi organik dan independen.
"Mereka dipercaya netizen karena dianggap mewakili suara publik yang jujur, bukan pesanan. Begitu Qodari membuka ke publik bahwa mereka direkrut, seketika dia mengubah status mereka dari pengamat kritis menjadi buzzer plat merah," ujarnya.
Fakta new media yang disebut-sebut dan diklaim Qodari akan bekerjasama dengan Bakom RI, mengaku tidak ada niatan bekerjasama dengan Bakom RI.
"Kalau benar homeless media itu setuju direkrut, Qodari baru saja menelanjangi calon-calon jubir bayangannya atau PR bayangannya sendiri di depan umum, membuka aib mereka. Bukankah itu tindakan yang bodoh?" sebutnya.