Tinjau Lahan Jagung PIONER di Kandis, Kapolres Siak Dorong Kemandirian Pangan

Lina 14 May 2026, 11:53
Tinjau Lahan Jagung PIONER di Kandis, Kapolres Siak Dorong Kemandirian Pangan
Tinjau Lahan Jagung PIONER di Kandis, Kapolres Siak Dorong Kemandirian Pangan

RIAU24.COM - SIAK – Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan jagung di Dusun Libo Barat, Kampung Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan perkembangan tanaman jagung kuartal pertama tahun 2026 berjalan optimal.

Peninjauan dilakukan di lahan seluas lima hektar yang berada di Jalan Hinduk Sutan Betuah. Lahan tersebut diketahui ditanami bibit jagung jenis PIONER dan menunjukkan perkembangan yang dinilai cukup baik.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Siak didampingi Camat Kandis Said Irwan, S.E., M.I.P., perwakilan Polsek Kandis Iptu Wandri Dodi, perangkat kampung, serta sejumlah personel kepolisian.

Kehadiran unsur kepolisian dan pemerintah kecamatan ini menjadi wujud sinergi dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kemandirian pangan masyarakat di wilayah Kabupaten Siak.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung di lahan mineral tersebut diperkirakan dapat dipanen dalam waktu sekitar satu bulan mendatang apabila tidak mengalami kendala cuaca maupun gangguan hama.

“Kami melakukan pengecekan langsung untuk melihat sejauh mana progres penanaman ini. Jika tidak ada kendala, diperkirakan dalam waktu kurang lebih satu bulan ke depan jagung ini sudah siap dipanen dan nantinya panen akan dilakukan dalam dua tahap,” ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para petani, Kapolres Siak juga menyerahkan bantuan racun rumput atau herbisida secara simbolis kepada Ketua Kelompok Tani Kampung Libo Jaya, Rizki GM.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu proses perawatan lahan sehingga hasil panen yang diperoleh petani menjadi lebih maksimal.

Program yang diusung melalui semangat “Polisi Cinta Petani” ini juga diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan dan mengoptimalkan lahan pertanian produktif demi memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan peninjauan berakhir sekitar pukul 12.30 WIB dalam situasi aman, tertib dan lancar.(Lin)