Satu ABK Diduga Terjatuh dari Kapal Pompong di Perairan Selat Rupat-Dumai

Dahari 20 May 2026, 09:56
Satu ABK Diduga Terjatuh dari Kapal Pompong di Perairan Selat Rupat-Dumai
Satu ABK Diduga Terjatuh dari Kapal Pompong di Perairan Selat Rupat-Dumai

RIAU24.COM - Tim SAR gabungan melaksanakan operasi SAR terhadap seorang anak buah kapal (ABK) diduga terjatuh dari kapal pompong di perairan selat Rupat -;Dumai, Selasa 19 Mei 2026.

Kepala kantor pencarian dan pertolongan kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi kejadian Selasa, 19 Mei 2026 pukul 11.10 WIB dari Serma Khadirin yang merupakan anggota Lanal Dumai.

Berdasarkan informasi diterima, kapal pompong diketahui berangkat dari Pelabuhan Wilmar pelintung menuju pelabuhan pelindo Dumai pada pukul 01.00 WIB.

"Namun saat kapal pompong tiba dipelabuhan Pelindo Dumai sekitar pukul 06.00 WIB, satu orang penumpang onboard (POB) diketahui tidak berada di kapal dan diduga terjatuh di perairan,"ungkap Budi Cahyadi, Rabu 20 Mei 2026.

Menurutnya, korban diketahui bernama Agustinus Laia (30), warga Tuhemberua, Kecamatan Lolomatua kabupaten Nias Selatan.

"Lokasi kejadian berada di Selat Rupat-Dumai pada titik koordinat perkiraan 1°39'44"N 101°33'27"E atau sekitar 6 Nautical Mile dari pelabuhan pelindo Dumai dengan heading 103 derajat,"ungkapnya.

Pada pukul 11.30 WIB Tim Rescue unit siaga SAR Dumai sebanyak 3 personel bersama Crew RB 218 sebanyak 3 personel berangkat menuju lokasi menggunakan skoci RB 218.

“Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dan penyisiran dari pelabuhan Pokala Dumai menuju lokasi perkiraan kejadian sesuai rencana operasi hari pertama dengan luas area pencarian mencapai 6,88 Nautical Mile persegi,”beber Budi Cahyadi.

Pencarian dilakukan dengan kondisi cuaca cerah berawan, arah angin dari tenggara menuju barat daya, serta tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.

"Hingga pukul 18.00 WIB kemarin, korban masih belum ditemukan pencarian dihentikan sementara. Operasi SAR direncanakan akan dilanjutkan kembali Rabu, 20 Mei 2026 pukul 07.00 WIB hari ini," ungkapnya.

Kakansar Pekanbaru menghimbau kepada keluarga korban maupun masyarakat yang ikut melakukan pencarian agar mengutamakan keselamatan selama berada di perairan tersebut.