Kolaborasi KSOP dan JALUR Bantu Nelayan Pesisir dengan Life Jacket dan Pas Kecil
RIAU24.COM - SIAK – Bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir kembali ditunjukkan melalui kegiatan bakti sosial kolaboratif antara KSOP Kelas II Tanjung Buton bersama JALUR yang digelar di Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Pelabuhan Tanjung Pal tersebut berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat pesisir, khususnya para nelayan dan pemilik kapal tradisional.
Dalam kegiatan itu, KSOP Kelas II Tanjung Buton bersama stakeholder terkait melaksanakan pembagian Pas Kecil bagi kapal pompong tradisional, penyerahan life jacket, serta penyaluran paket sembako kepada masyarakat pesisir.
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan pelayaran sekaligus mendorong kepatuhan terhadap aturan pelayaran sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, kegiatan sosial tersebut juga diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat nelayan dan warga pesisir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, S.AP., M.Si., Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton Pujo Kurnianto, M.MARS., Kasat Polairud Polres Siak AKP Irva Donny, SH., perwakilan Dandim 0322/Siak Kapten Inf Ahmad Taher Dasopong, Kapolsek Sungai Apit Iptu Adhifian Ikhsan, SH., unsur Forkopimcam, tenaga kesehatan, serta pihak perusahaan dan stakeholder terkait lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tari persembahan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Padamu Negeri, pembacaan doa, laporan ketua panitia, hingga sambutan dari pihak KSOP dan Bupati Siak.
Selain penyaluran bantuan, masyarakat juga mendapatkan edukasi keselamatan pelayaran dari pihak KSOP serta penyuluhan terkait tindak pidana di wilayah perairan yang disampaikan Kasat Polairud Polres Siak.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 25 Pas Kecil dibagikan kepada pemilik kapal pompong tradisional, 30 unit life jacket diserahkan kepada masyarakat pesisir, serta 30 paket sembako diberikan kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan juga dirangkai dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar pelabuhan.
Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan KSOP Kelas II Tanjung Buton bersama berbagai pihak dalam memberikan edukasi keselamatan pelayaran sekaligus bantuan sosial kepada masyarakat pesisir.
“Alhamdulillah, di tengah kondisi saat ini masih banyak keberkahan yang diberikan kepada masyarakat melalui kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak seperti kegiatan hari ini. Semoga edukasi keselamatan pelayaran ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Afni.
Ia juga berharap masyarakat dapat mengikuti sosialisasi dengan baik agar semakin memahami pentingnya keselamatan saat menggunakan kapal tradisional, baik sebagai pemilik maupun penumpang.
Sementara itu, Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton Pujo Kurnianto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait keselamatan pelayaran.
“Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan dalam pelayaran, mulai dari kelengkapan dokumen kapal, kondisi kapal, kapasitas muatan hingga penggunaan alat keselamatan,” jelasnya.
Salah seorang warga Kampung Penyengat, Rudi (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya pembagian life jacket dan Pas Kecil bagi nelayan tradisional.
“Selama ini masih banyak masyarakat yang kurang memahami pentingnya keselamatan saat berlayar. Dengan adanya bantuan dan sosialisasi ini, kami jadi lebih mengerti dan merasa diperhatikan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Siti Aminah (39), warga pesisir lainnya, yang mengapresiasi perhatian pemerintah dan instansi terkait terhadap masyarakat kecil melalui bantuan sembako dan layanan kesehatan gratis.
“Kami sangat bersyukur ada kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat pesisir,” katanya.
Pemerintah daerah berharap kegiatan kolaboratif seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan keselamatan pelayaran masyarakat pesisir sekaligus mempererat sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.(Lin)