Mahasiswa Asal Dayun Ciptakan Lampu Berbasis Air Gambut, Raih Penghargaan Internasional
RIAU24.COM - SIAK — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Siak di tingkat internasional. Seorang mahasiswa asal Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, berhasil mengharumkan nama daerah dan Indonesia setelah meraih medali emas pada ajang Perlis International Engineering Invention & Innovation Exhibition (Pi-ENVEX) 2026 di Malaysia.
Prestasi tersebut diraih Julis Andreas Wijaya Gea, mahasiswa Universitas Riau (UNRI), bersama Tim G-PEAT dalam kompetisi internasional yang berlangsung pada 14–17 Mei 2026 di Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), Pauh Putra Campus, Malaysia.
Atas capaian tersebut, Julis Andreas bersama tim melakukan audiensi dengan Bupati Siak Afni Z, Senin (25/5/2026), sebagai bentuk silaturahmi sekaligus menyampaikan hasil inovasi yang berhasil meraih penghargaan internasional tersebut.
Dalam kompetisi bergengsi itu, Tim G-PEAT menghadirkan inovasi bertajuk “Micro Lamp Innovation Based on Electrochemical Reactions from Peat Water” atau inovasi lampu mikro berbasis reaksi elektrokimia dari air gambut.
Inovasi tersebut memanfaatkan kandungan alami pada air gambut sebagai sumber energi alternatif untuk menyalakan lampu mikro melalui proses reaksi elektrokimia.
Gagasan tersebut dinilai unik, inovatif, dan memiliki potensi besar dalam pengembangan energi ramah lingkungan, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut seperti Provinsi Riau.
Ajang Pi-ENVEX sendiri merupakan pameran dan kompetisi inovasi teknik tingkat internasional yang mempertemukan mahasiswa, peneliti, pelajar, dan inovator dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil riset dan karya inovatif di bidang teknologi, lingkungan, hingga rekayasa terapan.
Keberhasilan Julis Andreas bersama tim meraih medali emas menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Siak, khususnya Kecamatan Dayun.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda daerah mampu bersaing dan tampil di panggung internasional melalui inovasi dan kreativitas di bidang teknologi.
Bupati Siak Afni Z memberikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswa asal Siak tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar, berinovasi, dan berani membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi lahirnya inovasi-inovasi baru dari putra-putri Kabupaten Siak demi mendukung kemajuan pendidikan, teknologi, dan pembangunan daerah di masa depan.(Lin)