Jangan Remehkan, Kontribusi Ojol Terhadap PDB Nasional Sudah Segini

Azhar 3 Jun 2026, 19:21
Ojek online. Sumber: Internet
Ojek online. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Kepala Pusat Makroekonomi Indef (Institute for Development of Economics and Finance), M Rizal Taufikurahman menyebut kontribusi ojek online (ojol) terhadap perekonomian nasional atau produk domestik bruto (PDB), cukup berarti.

Angkanya mencapai Rp565 triliun, dikutip dari inilah.com, Rabu 3 Juni 2026.

"Transportasi ojek online ini ternyata menyumbang hampir Rp565 triliun atau setara 2,37 persen dari PDB," ujarnya.

Dampak langsung maupun tidak langsung, masing-masing mencapai Rp169 triliun dan Rp396 triliun. 

Menurutnya, kontribusi terbesar berasal dari multiplier effect/spillover lintas sektor. 

Kontribusi itu didominasi ojol roda dua yang porsinya lebih besar ketimbang taksi online roda empat, dengan proporsi 2,1 kali.

"Angkanya bukan kecil. Bayangkan, 2,4 persen terhadap PDB, nyaris Rp565 triliun. Kontribusi yang signifikan terhadap multiplier effect dan spillover. Artinya apa? Ojek online memberikan nilai tambah. Jadi, bukan multiplier lagi, nilai tambah terhadap PDB kita, berbasis kepada sektor-sektor di sistem ekonomi kita," sebutnya.