Partai Mana yang Mau Pilih Rugi di Pilpres 2026

Azhar 10 Jun 2026, 13:23
Ketum partai pendukung Presiden Prabowo Subianto. Sumber: kompas.com
Ketum partai pendukung Presiden Prabowo Subianto. Sumber: kompas.com

RIAU24.COM - Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai para pimpinan partai koalisi diyakini bersikap realistis dalam membaca peta politik menjelang kontestasi 2029.

Dia mencontohkan kecilnya peluang para ketua umum partai politik untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2029, berhadapan langsung dengan Prabowo Subianto, dikutip dari rmol.id, Rabu 10 Juni 2026.

Belum lagi elektabilitas dan posisi politik Prabowo sebagai petahana membuat skenario para ketua umum partai koalisi maju sebagai penantang menjadi pilihan yang sulit.

"Semua ketua umum partai koalisi tentu sangat realistis. Maju Pilpres 2029 melawan Prabowo tidak masuk akal karena peluang kalahnya sangat besar," ujarnya.

Oleh karena itu, pilihan yang lebih rasional bagi para pimpinan partai koalisi adalah tetap berada dalam barisan pendukung Prabowo.

“Daripada kalah, tentu lebih baik berkoalisi dan memberikan dukungan kepada Prabowo," sebutnya.

Berbeda dengan calon wakil presiden yang menjadi peluang politik paling realistis bagi para ketua umum partai koalisi. 

Apalagi jika nama mereka mendapat restu dan dukungan langsung dari Prabowo.

"Atau jika disetujui dan diminta Prabowo menjadi wakilnya, tentu itu yang diinginkan para ketua umum partai koalisi," tutupnya.