Apa Kabar Harga Obat BPJS Pasca Pelemahan Rupiah
RIAU24.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut harga obat-obatan yang masuk dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak akan mengalami kenaikkan.
Hal ini ditengah lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat berfluktuas, dikutip dari kompas.com, Minggu 14 Juni 2026.
"Harga obat kita sudah lihat mana yang naik yang masuk akal dan yang tidak masuk akal. Tapi untuk obat-obatan BPJS, kita berhasil jaga," sebutnya.
Tambahnya, pelemahan rupiah tidak otomatis membuat harga obat melonjak dengan persentase yang sama.
Hal ini karena sebagian besar komponen biaya produksi obat di dalam negeri masih menggunakan rupiah.
Pemerintah disebutnya telah menghitung batas kenaikan harga yang masih wajar.
"Kenaikan di kisaran 10 hingga 20 persen dinilai masih masuk akal, sementara di atas angka tersebut dianggap sebagai upaya mengambil keuntungan sepihak," sebutnya.
"Tapi kalau di atas itu, jangan mengambil untung dari situ," tutupnya.