6.500 Pekerja Terancam PHK

Azhar 22 Jun 2026, 06:17
Ilustrasi buruh pabrik. Sumber: kontan.id
Ilustrasi buruh pabrik. Sumber: kontan.id

RIAU24.COM - Presiden KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia), Said Iqbal menyebut ribuan pekerja dari sejumlah industri di Indonesia terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Hal ini karena perusahaan di tempat mereka bekerja belum mendapat order, dampak perang Iran yang dikeroyok Amerika Serikat (AS) dan Zionis Israel, dikutip dari inilah.com, Senin 22 Juni 2026.

"Sekitar empat atau lima perusahaan yang saya temukan dalam kunjungan langsung saya ke perusahaan, berpotensi mengalami PHK," ujarnya.

Dia merincikan, PT Pakerin di Desa Bangun, Kabupaten Mojokerto, Jatim, yang berencana merumahkan 2.500 pekerjanya.

"Kalau tak tertolong, 2.500 pekerja PT Pak rin terancam kena PHK. Saat ini, 4 dari 5 pabriknya tutup," ujarnya 

Selanjutnya, 2 perusahaan suku cadang otomotif berinisial PT J dan S yang tak mendapat order akibat perang Iran. 

"Perusahaan komponen otomotif itu berada di daerah Pasuruan dan Mojokerto, karyawannya ribuan juga terancam PHK," ucap Said.

Keempat, perusahaan sepatu bernama PT Feng Tay Indonesia Enterprises di Kabupaten Bandung, Jabar, yang berencana memecat 4.000 pekerjanya.

 PT Feng Tay merupakan perusahaan sepatu kelas premium bermerek Nike.