Apa Kabar Dinasti Politik Jokowi
RIAU24.COM - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu melihat dinasti politik yang dibangun Presiden ke-7 RI Joko Widodo perlahan kehilangan kepercayaan.
Hal ini berdasarkan sejumlah perkembangan yang belakangan mencuat di ruang publik, dikutip dari rmol.id, Rabu 8 Juli 2026.
"Saya melihat tiga gejala yang menunjukkan dinasti politik Jokowi mulai kehilangan keistimewaan," ujarnya.
Pertama, proses penegakan hukum dalam polemik dugaan ijazah palsu Jokowi mulai berjalan secara normal.
Hal itu, terlihat dari tidak ditahannya Roy Suryo dan dokter Tifa, serta dikabulkannya gugatan praperadilan Roy Suryo.
"Kembali normalnya proses penegakan hukum kasus ijazah palsu," sebutnya.
Kedua, kondisi bisnis anak-anak Jokowi yang mulai menunjukkan berbagai persoalan.
Sejumlah perusahaan yang pernah dikaitkan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seperti Chilli Pari, Markobar, Mangkokku, dan beberapa usaha lain di bawah induk PT Harapan Bangsa Kita (GK Hebat), kini tidak lagi terdengar.
"Sudah tidak terdengar lagi - bangkrut?" sebutnya.