Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus, Genjot Potensi Pertanian 400 Hektare

Lina 11 Jul 2026, 18:54
Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus, Genjot Potensi Pertanian 400 Hektare
Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus, Genjot Potensi Pertanian 400 Hektare

RIAU24.COM - SIAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak terus berupaya membuka keterisolasian Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, guna mengoptimalkan potensi pertanian yang mencapai lebih dari 400 hektare. Langkah ini dilakukan agar sektor pertanian di wilayah tersebut berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Komitmen itu disampaikan Bupati Siak Afni Zulkifli saat menanggapi aspirasi para petani dalam dialog bersama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Siak usai pelantikan Pengurus KTNA Kabupaten Siak periode 2026–2031 di Balairung Datuk Empat Suku, Rumah Rakyat, Sabtu (11/7/2026).

 

Dalam dialog tersebut, perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Lestari Teluk Lanus menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi petani. Selain jauhnya akses transportasi menuju wilayah tersebut, mereka juga mengeluhkan kondisi air yang payau, belum tersedianya sumur bor, serta terbatasnya sarana pendukung untuk mengembangkan lahan pertanian.

 

"Kami jauh, transportasi menjadi kendala. Air di sana payau dan sumur bor juga belum masuk. Kami berharap ada perhatian pemerintah agar pertanian di Teluk Lanus bisa lebih berkembang," ujar perwakilan Gapoktan Lestari Teluk Lanus.

 

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Afni meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera menindaklanjuti kebutuhan para petani secara bertahap. Ia menegaskan pemerintah tengah berupaya membuka akses menuju Teluk Lanus agar kawasan itu tidak lagi terisolasi.

 

"Oke, nanti kami perjuangkan. Kami lagi berjuang supaya Teluk Lanus bisa kita buka keterisolasiannya," kata Afni.

 

Afni menjelaskan, Teluk Lanus memiliki potensi lahan pertanian lebih dari 400 hektare. Namun, lahan yang telah dimanfaatkan masyarakat saat ini baru sekitar 100 hektare. Karena itu, pemerintah akan terus mengupayakan peningkatan akses agar pengembangan kawasan pertanian dapat dilakukan secara maksimal.

 

Selain persoalan akses, Afni juga meminta dinas terkait menindaklanjuti kebutuhan sarana pertanian yang disampaikan petani. Pada kesempatan tersebut, Pemkab Siak turut menyerahkan bantuan satu unit traktor roda dua sebagai dukungan terhadap aktivitas pertanian di Teluk Lanus.

 

Menurutnya, peningkatan infrastruktur dan penyediaan sarana pertanian merupakan bagian penting dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses.

 

Pemkab Siak berharap upaya membuka akses dan memperkuat dukungan sarana pertanian dapat mengoptimalkan potensi lahan di Teluk Lanus, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.(Lin)