PTPN IV Regional III Ringankan Beban Ratusan Warga Terdampak Asap Karhutla
RIAU24.COM - Ratusan warga Kota Pekanbaru yang bermastautin di sekitar Region Office PTPN IV Regional III mendapat bantuan sebanyak 150 paket sembako yang merupakan bagian dati program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL).
Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso mengatakan, penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional, khususnya dalam menghadapi kondisi lingkungan yang berdampak terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat.
“Dalam kondisi seperti ini, kami ingin hadir dan memberikan dukungan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak kabut asap,” kata Bambang dalam keterangannya, Jumat (4/9).
Sembako dengan total 1,1 ton tersebut diserahkan perwakilan manajemen bersama tim TJSL PTPN IV Regional III kepada masyarakat terdampak kabut asap penerima manfaat di Venue Tenis komplek Region Office, belum lama ini.
Setiap paket sembako berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak goreng, gula, hingga 10 kotak kemasan teh produk PTPN.
Bambang menegaskan, entitas akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai kondisi yang berdampak terhadap masyarakat.
Lebih jauh, ia mengatakan, PTPN IV Regional III yang selama tiga dekade melangsungkan perkebunan secara berkelanjutan dan bebas Karhutla tersebut turut berkomitmen menjaga lingkungan dan berkontribusi dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla sesuai kapasitas dan kewenangan perusahaan.
Salah seorang penerima manfaat, Hamdan, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PTPN IV Regional III. Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya di tengah kondisi kabut asap yang masih dirasakan.
“Terima kasih kepada PTPN IV yang sudah memberikan bantuan kepada kami. Sembako ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga PTPN IV terus maju dan semakin peduli kepada masyarakat,” kata dia.
Bantuan dari PTPN IV itu sendiri disalurkan di tengah kondisi kualitas udara Pekanbaru yang masih berfluktuasi akibat Karhutla.
Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama masa tanggap darurat karhutla. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan rata-rata kasus harian yang sebelumnya berada di kisaran 100 pasien per hari kini meningkat hingga sekitar 300 kasus per hari.
“Ada peningkatan kasus ISPA, dua kali lipat peningkatan kita hitung rata-ratanya per hari,” kata dia.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, sebanyak 706 warga terkonfirmasi menderita ISPA sepanjang masa tanggap darurat karhutla. ISPA menjadi gangguan kesehatan yang paling banyak ditemukan pada masyarakat dalam periode tersebut.
PTPN IV Regional III juga tercatat terus menggencarkan patroli rutin di seluruh wilayah operasional sebagai bagian dari langkah pencegahan karhutla.
Kegiatan tersebut juga dilakukan dengan memperkuat pemantauan kondisi lapangan dan mendukung koordinasi penanganan apabila ditemukan potensi kebakaran di zona areal masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Dengan begitu, PTPN IV Regional III berupaya mengambil bagian dalam menjaga lingkungan sekaligus memberikan perhatian kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah kerja perusahaan, khususnya selama kondisi kabut asap masih berlangsung. ***