Mabes TNI Ajak Warga Mempura Cegah Karhutla Sejak Dini

Lina 14 Sep 2026, 16:08
Mabes TNI Ajak Warga Mempura Cegah Karhutla Sejak Dini
Mabes TNI Ajak Warga Mempura Cegah Karhutla Sejak Dini

RIAU24.COM - SIAK — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Siak terus diperkuat melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI turun ke Kecamatan Mempura untuk mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mencegah kebakaran sejak dini.

Kegiatan yang dipimpin Laksamana Pertama TNI Priyambodo, S.H., tersebut berlangsung di Kecamatan Mempura, Senin (14/9/2026). Sosialisasi diawali di Aula Kantor Camat Mempura, Desa Benteng Hilir, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan kepada anggota Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT SSL di Kampung Tumang, Kecamatan Siak.

Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diingatkan untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga yang beraktivitas di kebun juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah, maupun melakukan pembakaran di sekitar pondok yang berpotensi memicu dan memperluas kebakaran.

Tim Mabes TNI juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Masyarakat diminta tidak menunggu api membesar, tetapi segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun potensi terjadinya Karhutla.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wadanramil 01/Siak Kapten Inf. Miraj Budi Sujana, Sekcam Mempura Ardianto, S.AP., M.Si., para lurah dan penghulu se-Kecamatan Mempura, Manggala Agni, perwakilan perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), Babinsa, Bhabinkamtibmas serta perangkat kampung.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla. Pencegahan dinilai menjadi langkah paling penting karena kebakaran yang sudah meluas akan jauh lebih sulit ditangani dan dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat.

Melalui sosialisasi secara langsung, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pencegahan Karhutla bukan semata-mata tugas aparat dan petugas pemadam. Peran masyarakat menjadi kunci, terutama dalam mencegah sumber api dari aktivitas sehari-hari dan segera melaporkan setiap potensi kebakaran.

Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan sekaligus menjaga wilayah Kabupaten Siak dari ancaman Karhutla, sehingga lingkungan, kesehatan dan keselamatan masyarakat tetap terlindungi.(Lin)