Berharap Antisipasi Pemerintah Terhadap Lonjakan Harga BBM
RIAU24.COM - Anggota Komisi VI DPR RI Hj. Ida Nurlaela Wiradinata mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.
Dia memperkirakan potensi lonjakan harga BBM non-subsidi menembus Rp20.000 per liter dapat diantisipasi sejak dini, ujarnya dikutip dari rmol.id, Rabu 16 September 2026.
"Langkah ini krusial karena lonjakan harga minyak dunia berisiko menekan biaya energi masyarakat serta memukul aktivitas ekonomi nasional," ujarnya.
Dia juga meminta pemerintah dan Pertamina dapat memastikan setiap kebijakan penyesuaian harga dilakukan secara terukur.
Menurutnya, penyesuaian tersebut harus memperhitungkan dinamika pasar global tanpa mengabaikan daya beli masyarakat.
"Pemerintah dan Pertamina perlu mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM non-subsidi terhadap daya beli masyarakat, biaya logistik, hingga harga kebutuhan pokok," ujarnya.
Gejolak harga minyak dunia yang kini kembali menembus angka di atas 100 Dolar AS per barel tidak boleh direspons secara reaktif setelah dampaknya meluas.