DPRD-Pemkab Siak Sepakat APBD-P 2026, Bupati Afni: Kolaborasi Tetap Solid di Tengah Tekanan Fiskal

Lina • 1 Oct 2026, 09:58
DPRD-Pemkab Siak Sepakat APBD-P 2026, Bupati Afni: Kolaborasi Tetap Solid di Tengah Tekanan Fiskal
DPRD-Pemkab Siak Sepakat APBD-P 2026, Bupati Afni: Kolaborasi Tetap Solid di Tengah Tekanan Fiskal

RIAU24.COM - SIAK – DPRD Kabupaten Siak bersama Pemerintah Kabupaten Siak menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (30/9/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Siak Indra Gunawan dan dihadiri Bupati Siak Afni Zulkifli. Dalam rapat tersebut, Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Siak, Marudut Pakpahan, menyampaikan pendapatan daerah setelah perubahan ditetapkan sebesar Rp2,21 triliun.

Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 6,76 persen dibandingkan APBD sebelum perubahan yang mencapai Rp2,37 triliun.

Banggar menilai kondisi tersebut menunjukkan ruang fiskal daerah yang semakin terbatas. Karena itu, Pemkab Siak diminta terus melakukan penajaman prioritas anggaran, terutama pada program yang memberikan manfaat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, belanja daerah dalam APBD Perubahan 2026 ditetapkan sebesar Rp2,236 triliun. Dengan demikian, terdapat defisit sebesar Rp26,58 miliar yang ditutup melalui Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp41,1 miliar.

Bupati Siak Afni Zulkifli mengapresiasi pimpinan dan seluruh anggota DPRD Siak atas proses pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) hingga tercapainya persetujuan bersama.

"Persetujuan ini lahir dari kesepahaman dan komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Siak yang kita cintai. Semoga kolaborasi ini senantiasa terjaga dan mendapat ridho Allah SWT," ujar Afni.

Menanggapi kondisi fiskal yang dihadapi daerah, Bupati Afni menegaskan Pemkab Siak tetap berkomitmen menjaga kualitas pelayanan publik serta memastikan anggaran digunakan berdasarkan skala prioritas.

"Tekanan fiskal tidak hanya dirasakan Siak, tapi hampir seluruh daerah di Indonesia. Kita terus berjuang, berikhtiar mendapatkan hak-hak masyarakat kita tanpa mengurangi kualitas pelayanan, terutama infrastruktur sampai ke pelosok kampung dan desa," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Afni juga menyampaikan perkembangan pembangunan infrastruktur melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Jika pada tahun sebelumnya Siak mendapatkan alokasi sepanjang 1 kilometer, tahun ini kembali memperoleh tambahan pembangunan jalan rigid sepanjang 3,5 kilometer.

"Alhamdulillah tahun ini proses lelang sudah selesai. Kita mendapatkan tambahan 3,5 kilometer jalan rigid dari Pinang Sebatang Barat, dari arah Perawang ke Sungai Mandau dengan nilai Rp49,9 miliar," ungkapnya.

Selain pembangunan jalan, Pemkab Siak juga melakukan kolaborasi dengan perusahaan di sekitar wilayah terdampak untuk mendukung penanganan banjir melalui kegiatan pembersihan sungai atau cuci sungai sepanjang kurang lebih 10 kilometer.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung penyelesaian pembangunan jalan sekaligus membantu mengurangi persoalan genangan dan banjir di wilayah sekitar.

" Kabar baik lainnya, pada APBN-P Perubahan 2026 Kabupaten Siak mendapatkan tambahan alokasi irigasi yang dikabarkan menjadi yang terbesar di Provinsi Riau dengan total anggaran sekitar Rp98 miliar, ditambah perbaikan dan penambahan irigasi pada wilayah JIAT sampai ke Teluk Lanus sehingga total alokasi yang didapatkan lebih dari Rp112 miliar," tutupnya.(Lin)