Selisih Tiga Poin dari Tuan Rumah, Siak Sabet Juara Umum II PORSADIN Riau 2026

Lina • 4 Oct 2026, 23:41
Selisih Tiga Poin dari Tuan Rumah, Siak Sabet Juara Umum II PORSADIN Riau 2026
Selisih Tiga Poin dari Tuan Rumah, Siak Sabet Juara Umum II PORSADIN Riau 2026

RIAU24.COM - PEKANBARU — Perjuangan para santri Kabupaten Siak di ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) Tingkat Provinsi Riau 2026 berbuah manis.

Tampil penuh semangat di berbagai cabang lomba, Kontingen Kabupaten Siak berhasil mengoleksi 106 poin dan 16 piala, sekaligus mengantarkan Siak meraih Juara Umum II PORSADIN Riau 2026.

Capaian tersebut diraih dalam PORSADIN yang berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 di Pondok Pesantren Al-Munawwarah, Pekanbaru.

Menariknya, posisi Siak hanya terpaut tiga poin dari tuan rumah Kota Pekanbaru yang keluar sebagai Juara Umum I dengan perolehan 109 poin dan 15 piala.

Selisih tipis tersebut menunjukkan betapa ketatnya persaingan antarkontingen dalam ajang yang mempertemukan para santri terbaik dari berbagai daerah di Provinsi Riau itu.

Jauh sebelum para santri turun ke arena, pesan penuh motivasi telah disampaikan Bupati Siak Afni saat melepas Kontingen Kabupaten Siak.

Afni meminta para santri tidak menjadikan kemenangan sebagai beban. Menurutnya, keberanian untuk tampil dan memberikan kemampuan terbaik sudah merupakan sebuah kemenangan.

“Untuk anak-anak ibu yang nanti bertanding, yakinkan pada diri anak-anak untuk bisa memberikan hasil yang baik. Mulailah pertandingan besok dengan Bismillah agar kalian bersemangat tanpa memikirkan menang atau kalah. Yang terpenting kalian sudah berangkat untuk bertanding ke Pekanbaru, itu kalian sudah menjadi pemenang,” pesan Afni.

Pesan tersebut menjadi bekal mental bagi para peserta. Mereka pun tampil percaya diri, membawa nama Kabupaten Siak dan semangat untuk memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.

Motivasi serupa juga disampaikan H. Resman Junaidi, Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, yang turut hadir dan membersamai kontingen. Para santri didorong untuk tetap semangat, optimis dan percaya diri menghadapi setiap perlombaan.

Kerja keras para santri akhirnya terbayar. Dari berbagai cabang yang diikuti, Kontingen Siak berhasil membawa pulang 16 piala, masing-masing 4 Juara I, 5 Juara II dan 7 Juara III.

Prestasi tersebut diraih melalui sejumlah cabang lomba, mulai dari Murottal Wal Imla, Pidato Bahasa Indonesia, Sholawat, Badminton, Adzan, Tilawah, Tahfiz, Puisi Islami, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), Tenis Meja, Lari Sprint hingga Cerdas Cermat.

Bagi Kabupaten Siak, capaian ini menjadi catatan tersendiri. Sebelumnya, Siak berhasil menjadi Juara Umum PORSADIN pada 2022 dan 2024.

Meski tahun ini belum mampu mempertahankan gelar juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, keberhasilan meraih posisi kedua dengan selisih hanya tiga poin dari tuan rumah tetap menjadi prestasi yang patut diapresiasi.

Ketua DPC FKDT Kabupaten Siak, Edi Suhedi, menyampaikan rasa haru sekaligus bangga atas perjuangan seluruh peserta.

“Perjuangan ini bukan hanya tentang piala, tetapi tentang keberanian, sportivitas, persaudaraan, dan semangat anak-anak kita untuk terus berprestasi. Terima kasih kepada seluruh peserta, official, pendamping, pelatih, dan orang tua. Kalian semua adalah juara!” ujarnya.

Lebih dari sekadar angka dan deretan piala, perjalanan para santri Siak di PORSADIN 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda melalui pendidikan diniyah terus menunjukkan hasil.

Setiap pertandingan menjadi pengalaman. Setiap kemenangan menjadi kebanggaan. Sementara setiap kekalahan menjadi pelajaran untuk kembali berlatih dan tampil lebih baik.

DPC FKDT Kabupaten Siak menyampaikan apresiasi kepada Bupati Siak dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada kontingen selama mengikuti PORSADIN Riau 2026.

Capaian ini pun diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat pembinaan santri di Kabupaten Siak, sehingga pada ajang berikutnya para peserta dapat kembali tampil dengan prestasi yang lebih tinggi.

Juara Umum II dengan 106 poin dan 16 piala mungkin belum menjadi puncak. Namun bagi para santri yang telah berjuang membawa nama Siak, satu hal sudah mereka buktikan: mereka berangkat sebagai peserta, bertanding sebagai pejuang, dan pulang sebagai pemenang.(Lina)