Jadi Hadiah Terindah Hari Santri Nasional 2026, Keluarga Besar Yayasan Al Kautsar Apresiasi Prestasi Santri

Lina • 25 Oct 2026, 12:33
Jadi Hadiah Terindah Hari Santri Nasional 2026, Keluarga Besar Yayasan Al Kautsar Apresiasi Prestasi Santri
Jadi Hadiah Terindah Hari Santri Nasional 2026, Keluarga Besar Yayasan Al Kautsar Apresiasi Prestasi Santri

RIAU24.COM - SIAK – Kebahagiaan dan rasa bangga menyelimuti keluarga besar Yayasan Al Kautsar atas prestasi membanggakan yang diraih para santri Madrasah Aliyah (MA) Bustanul Ulum dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dalam kegiatan Kemah Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Ekoteologi Siak Hijau Tahun 2026. Prestasi yang berhasil diraih para santri tersebut menjadi hadiah terindah sekaligus kado istimewa bagi keluarga besar yayasan dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara, Kabupaten Siak, menjadi kesempatan bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan, mengasah keterampilan, membangun kemandirian, serta mempererat persaudaraan antarmadrasah.

Dalam kegiatan tersebut, Pangkalan MA Bustanul Ulum mengutus satu sangga putri dan berhasil meraih dua gelar juara pertama. Regina Alfisya berhasil meraih Juara I Lomba Pidato Bahasa Arab Putri, sementara Alfiatu Zalfa, Najwa Fadiyah, dan Regina Alfisya meraih Juara I Lomba Pionering Putri.

Selain prestasi dari tingkat Madrasah Aliyah, santri MTs juga turut menorehkan pencapaian dengan meraih Juara Harapan III Lomba Pionering Putri. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Yayasan Al Kautsar, karena menunjukkan semangat dan potensi santri dari berbagai jenjang pendidikan dalam mengembangkan bakat serta kemampuan mereka.

Bagi keluarga besar Yayasan Al Kautsar, keberhasilan tersebut bukan sekadar tentang piala dan piagam penghargaan. Lebih dari itu, prestasi ini merupakan buah dari keberanian untuk tampil, kesungguhan dalam berlatih, kekompakan dalam bekerja sama, serta dukungan dan doa dari para guru, pembina, dan orang tua.

Mewakili keluarga besar Yayasan Al Kautsar, Moh. Royani menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian para santri yang telah mengharumkan nama madrasah. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebahagiaan bersama sekaligus hadiah istimewa dalam memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026.

“Alhamdulillah, kami dari keluarga besar Yayasan Al Kautsar sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih anak-anak kami. Bagi kami, keberhasilan ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang perjuangan, keberanian, dan semangat anak-anak dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi ini menjadi hadiah terindah di Hari Santri Nasional 2026,” ungkap Moh. Royani.

Ia menuturkan, setiap pencapaian yang diraih para santri memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar penghargaan. Di balik piala dan piagam, ada proses panjang yang dilalui, mulai dari latihan, kedisiplinan, kerja sama, hingga keberanian menghadapi tantangan.

Menurutnya, baik prestasi juara pertama maupun juara harapan, semuanya patut disyukuri dan diapresiasi. Sebab, setiap peserta telah memberikan usaha terbaiknya serta memperoleh pengalaman berharga yang akan menjadi bekal dalam perjalanan pendidikan mereka.

“Kami berharap anak-anak tidak berhenti sampai di sini. Bagi yang meraih juara pertama, jangan cepat berpuas diri. Bagi yang meraih juara harapan, jangan pernah berkecil hati. Setiap pencapaian adalah langkah menuju keberhasilan yang lebih besar. Teruslah belajar, berlatih, dan berani mencoba. Yang terpenting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan bermanfaat bagi orang lain,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Moh. Royani juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Siak, khususnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Fuadi Ahmad, atas terselenggaranya kegiatan Kemah Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Ekoteologi Siak Hijau Tahun 2026.

Sebagai sahabat karib H. Fuadi Ahmad, Moh. Royani turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut yang dinilai memberikan ruang positif bagi para santri untuk mengembangkan potensi, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membangun kebersamaan dan kerukunan.

“Atas nama keluarga besar Yayasan Al Kautsar, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Siak, khususnya Bapak H. Fuadi Ahmad, atas terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak madrasah. Mereka tidak hanya belajar berkompetisi, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, kemandirian, dan pentingnya menghargai satu sama lain,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan pencapaian para santri, keluarga besar Yayasan Al Kautsar juga berencana mengundang para wali santri dan pembina untuk menerima apresiasi dari yayasan.

Rencana tersebut menjadi wujud penghormatan dan ungkapan terima kasih kepada para orang tua serta pembina yang telah memberikan dukungan, bimbingan, motivasi, dan doa selama para santri mengikuti kegiatan. Sebab, keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari peran banyak pihak yang senantiasa mendampingi dan memberikan semangat.

Bagi yayasan, kebahagiaan atas prestasi ini bukan hanya milik para santri yang berdiri menerima piala, melainkan juga milik para orang tua yang tidak pernah berhenti mendoakan anak-anaknya, para pembina yang sabar mendampingi, serta para guru yang terus memberikan ilmu dan motivasi.

“Kami ingin kebahagiaan ini dirasakan bersama. Anak-anak yang telah berjuang tentu patut mendapatkan apresiasi, begitu pula para pembina dan wali santri yang selama ini memberikan dukungan. Insyaallah, kami berencana mengundang mereka sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas peran besar mereka dalam mendukung prestasi anak-anak kita,” tambahnya.

Momentum Hari Santri Nasional 2026 ini menjadi pengingat bahwa santri memiliki potensi besar untuk berkembang dan berprestasi di berbagai bidang. Santri tidak hanya dituntut untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga diharapkan mampu mengasah keterampilan, membangun karakter, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Keluarga besar Yayasan Al Kautsar berharap pencapaian yang diraih para santri MA Bustanul Ulum dan MTs tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, dan berani meraih cita-cita.

Dua gelar juara pertama dan satu gelar juara harapan yang diraih menjadi catatan membanggakan bagi yayasan. Namun, lebih dari itu, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang dan bersinar melalui proses pendidikan, pembinaan, serta dukungan yang berkelanjutan.

Bagi keluarga besar Yayasan Al Kautsar, inilah makna sesungguhnya dari sebuah prestasi. Bukan hanya tentang siapa yang membawa pulang piala, tetapi tentang tumbuhnya kepercayaan diri, kuatnya kebersamaan, serta lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menatap masa depan dengan penuh harapan.

Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian-pencapaian berikutnya, membawa keberkahan bagi keluarga, membanggakan para guru dan pembina, serta mengharumkan nama madrasah dan Yayasan Al Kautsar di masa mendatang.(Lin)