Didenda Rp100 Juta, Semen Padang FC Keberatan Sanksi Komdis PSSI

Rabu, 19 Juni 2019 | 17:27 WIB
Semen Padang FC kena sanksi Rp100 juta (foto/int) Semen Padang FC kena sanksi Rp100 juta (foto/int)

RIAU24.COM -  Rabu 19 Juni 2019, Manajemen Semen Padang FC keberatan atas sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Seperti diketahui Semen Padang FC kena denda Rp 100 juta akibat penyalaan cerawat atau flare di stadion saat melawan Persib Bandung.

Baca Juga: Begini Kelanjutan Nasib Egy Maulana Vikri Usai Dikontrak Durasi 6 Bulan Oleh Salah Satu Klub di Eropa

Dilansir dari Detik, Manajemen Semen Padang FC akan mengajukan banding. Keputusan sanksi itu tertuang dalam surat Komdis bernomor 015/L1/SK/KD-PSSI/VI/2019. Ditandatangani langsung oleh Ketua Komisi Disiplin PSSI, Asep Edwin Firdaus.

CEO Semen Padang FC, Rinold Thamrin menyampaikan bahwa pihaknya sudah terima suratnya. "Mudah-mudahan ini adalah yang pertama dan terakhir," ujar Rinold.

Baca Juga: Begini Penampakan Cristiano Ronaldo yang Lagi Ngambek Saat Manchester United Kalahkan Brentford

Semen Padang FC terkena denda karena melanggar pasal 70 Kode Disiplin PSSI. Dan, apabila ke depan masih melakukan pelanggaran akan terancam kena sanksi yang lebih besar.

"Kami ajukan keberatan atas sanksi itu. Tapi, tentu semua itu di tangan Komdis ya, harapan kita ada pengurangan dari situ. Belum ada informasi lebih lanjut, kita baru mengirimkan keberatan," sebut Rinold.

Apalagi sanksi denda Rp100 juta tersebut bakal mempengaruhi keuangan klub Semen Padang FC. "Bagaimanapun juga ini sangat mengganggu keuangan klub dan ini juga mengganggu hal-hal lain terutama sportivitas kita kepada tim tamu. Ini bukan suatu hal yang baru, ini jelas dilarang," sebutnya.

"Harapan kami kondisi ini tidak terulang lagi, suporter juga kami himbau jangan lagi melakukan tindakan yang seperti ini, karena ini merugikan klub dari sisi finansial," tutup Rinold.

Sebagai informasi Komdis PSSI memberi sanksi Semen Padang FC atas penyalaan flare di dalam stadion. Pelanggaran itu dilakukan pada menit 90+3 atau menjelang pertandingan berakhir. (Sumber: Detik)

PenulisR24/riki


Loading...
Loading...