Menu

WHO Ungkap Virus Corona 10 Kali Lebih Mematikan dari Flu Babi, Begini Penjelasannya

Ryan Edi Saputra 14 Apr 2020, 08:51
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: Fajar Indonesia Network)
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: Fajar Indonesia Network)

RIAU24.COM - Menurut penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa Virus Corona 10 kali lebih mematikan dari pandemi flu babi yang melanda dunia pada tahun 2009. Hingga kini WHO masih terus mencari vaksin untuk virus Corona.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, sebagaimana diberitakan oleh AFP, mengatakan bahwa WHO terus mengkaji virus Corona yang melanda dunia. Tercatat virus Corona telah menewaskan hampir 115.000 orang dan menginfeksi lebih dari 1,8 juta orang.

“Kita tahu bahwa COVID-19 menyebar dengan cepat, dan kita tahu itu mematikan, 10 kali lebih mematikan daripada pandemi flu 2009,” kata Tedros melansir idtoday.

Selain itu, WHO mengungkapkan 18.500 orang meninggal karena flu babi atau H1N1, yang pertama kali ditemukan di Meksiko dan Amerika Serikat pada Maret 2009, namun petugas medis Lancet memperkirakan jumlah korban antara 151.700 dan 575.400 orang. Tinjauan Lancet termasuk perkiraan kematian di Afrika dan Asia Tenggara yang tidak diperhitungkan oleh WHO.

Tedros mengatakan bahwa virus Corona menyebar dengan cepat, penambahan kasus lebih besar daripada penurunan kasus. Oleh karena itu vaksin virus Corona sangat diperlukan sebagai upaya untuk menghentikannya.

“Langkah-langkah pengendalian hanya dapat dicabut jika sudah bisa menjamin keamanan kesehatan masyarakat, termasuk kapasitas yang signifikan untuk pelacakan kontak,” katanya. Sebagaimana dikutip dari Detik.com (14/04/2020).

Halaman: 12Lihat Semua