Indonesia Optimis Kesepakatan Minyak Rusia Tidak Akan Membuat AS Marah
RIAU24.COM - Pemerintah Indonesia memilih untuk tidak khawatir apakah kesepakatan minyak mentah Rusia yang baru akan merusak hubungannya dengan Amerika Serikat, dengan alasan hubungan baik Jakarta dengan kedua negara tersebut.
Jakarta baru-baru ini mencapai kesepakatan dengan Rusia mengenai pasokan minyak mentah dan gas petroleum cair (LPG) setelah pembicaraan tingkat tinggi di Moskow. Kesepakatan tersebut tercapai di tengah memburuknya hubungan Moskow-Washington akibat apa yang disebut "operasi militer khusus" Rusia di Ukraina, dengan AS menjatuhkan sanksi kepada raksasa minyak Rusia karena mendanai perang Kremlin melawan Kyiv.
“Kami memiliki hubungan yang sangat matang dengan AS. Begitu pula dengan hubungan kami dengan Rusia. Masih ada ruang yang sangat besar untuk kerja sama. Jadi [kesepakatan dengan Rusia] tidak akan memengaruhi [hubungan dengan AS],” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl A Mulachela dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Kamis.
“Ini untuk mendiversifikasi sumber guna membangun keamanan energi nasional. Kepentingan nasional kita adalah prioritas,” kata Nabyl.Peta