PBB Menyatakan Tank Israel dan Bom Pinggir jalan Hizbullah yang Menewaskan Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia
RIAU24.COM - Temuan awal dari penyelidikan PBB menunjukkan bahwa tembakan tank Israel dan bom pinggir jalan Hizbullah menewaskan tiga pasukan penjaga perdamaian Indonesia dalam dua insiden terpisah akhir bulan lalu.
Dalam pernyataan yang dirilis Selasa, seorang pejabat PBB mengatakan bahwa "berdasarkan bukti yang tersedia," sebuah proyektil yang ditembakkan dari tank Israel pada 29 Maret mengakibatkan kematian seorang penjaga perdamaian Indonesia.
“Perlu diingat bahwa, untuk mengurangi risiko terhadap personel Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNIFIL sekali lagi telah memberikan koordinat semua posisi dan fasilitasnya kepada Pasukan Pertahanan Israel pada tanggal 6 Maret dan 22 Maret,” bunyi pernyataan tersebut.
Selain itu, insiden 30 Maret yang mengakibatkan kematian dua pasukan penjaga perdamaian Indonesia lainnya terjadi setelah sebuah alat peledak rakitan, yang kemungkinan besar ditempatkan oleh Hizbullah, ditemukan di dekat lokasi tersebut.Panduan Budaya Indonesia
“Izinkan saya menegaskan kembali bahwa ini adalah temuan awal, berdasarkan bukti fisik awal,” lanjut pernyataan itu, menambahkan bahwa proses investigasi penuh PBB akan terus berlanjut.
Para prajurit yang gugur — Mayor Zulmi Aditya Iskandar, Kepala Sersan M. Nur Ichwan, dan Kopral Dua Farizal Rhomadhon — adalah bagian dari Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL).