Menu

Sebut Mudik dan Pulang Kampung Beda, Natalius Pigai: Pak Jokowi Kelamaan di China

Ryan Edi Saputra 23 Apr 2020, 09:13
Kolase foto
Kolase foto

RIAU24.COM - JAKARTA - Jagat Media sosial (medsos) dihebohkan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi). cuplikan interview antara Jokowi dan presenter Najwa Shihab ramai diperbincangkan warganet di Twitter, bahkan hingga Rabu malam trending pertama.

Dalam wawancara Najwa itu, Jokowi mengatakan bahwa mudik tidak sama dengan pulang kampung. Najwa mengungkapkan data dari Kementerian Perhubungan tentang banyaknya orang yang mudik lebih awal.

“Kontroversi mudik, data dari Kemenhub sudah hampir 1 juta orang curi start mudik. Faktanya sudah terjadi penyebaran orang di daerah, bapak," kata Najwa dalam interview tersebut. Jokowi menjawab, "Kalau itu bukan mudik, itu namanya pulang kampung".

Pernyataan Jokowi menuai beragam komentar di berbagai kalangan, salah satunya dari Politisi PKS, Mardani Ali Sera. Mardani mengomentari dengan judul gara-gara telat membuat larangan mudik.

“Gara2 Telat membuat larangan mudik. Menurut Nana: "Data kemenhub sdh hampir 1 juta orang Mudik, sehingga terjadi penyebaran orang ke daerah" (Mungkin mereka biasa Ramadhan di kampung atau mau nyekar)," tulis Mardani di Twitternya melansir viva.co.id.

Sementara itu, komentar pedas dilontarkan mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Ia menjelaskan, sejak SD ia sudah tahu arti mudik. Pigai menduga Jokowi bukan ngeles tapi memang beliau tidak tahu, karena kelamaan di China.

Halaman: 12Lihat Semua