Menu

Wakil Bupati Bengkalis Buka Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis

Dahari 19 Jul 2026, 15:43
Wakil Bupati Bengkalis Buka Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis
Wakil Bupati Bengkalis Buka Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis

RIAU24.COM - Mewakili Bupati Bengkalis, Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso secara resmi membuka Bakti Sosial Operasi Katarak yang diselenggarakan Perkumpulan Kin Men Riau bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), di RSUD Bengkalis, Minggu 19 Juli 2026.

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan mata bagi masyarakat, mulai dari pemeriksaan mata, operasi katarak gratis, konsultasi kesehatan mata, pemberian obat-obatan, hingga pembagian kacamata baca bagi masyarakat yang membutuhkan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Bengkalis Muhammad Sahudi yang mewakili Kapolres Bengkalis, Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis Hambali, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkalis Ismail, Ketua PERDAMI Provinsi Riau Dr. dr. Nofri Suriadi, Sp.M., Kepala RSUD Bengkalis dr. Azahari Effendy, para dokter spesialis mata, tenaga kesehatan, panitia, sponsor, serta masyarakat peserta bakti sosial.

Dalam sambutan Bupati Bengkalis yang dibacakannya, Wakil Bupati Bagus Santoso menyampaikan apresiasi serta penghargaan kepada Perkumpulan Kin Men Riau dan PERDAMI atas kepedulian serta komitmennya dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan mata.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan yang patut kita apresiasi. Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik dan memberikan dukungan penuh karena kegiatan ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat," ujarnya.

Menurut Bagus, kesehatan merupakan kebutuhan dasar sekaligus modal utama dalam mewujudkan masyarakat yang produktif, mandiri, dan sejahtera. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tenaga medis, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Halaman: 12Lihat Semua