Menu

Sempat Diisukan Mati Hingga Punya Tiruan, Kim Jong-un Pimpin Rapat Militer Bahas Rudal dan Nuklir Korut

Riki Ariyanto 24 May 2020, 19:54
Sempat Diisukan Mati Hingga Punya Tiruan, Kim Jong-un Pimpin Rapat Militer Bahas Rudal dan Nuklir Korut (foto/int)
Sempat Diisukan Mati Hingga Punya Tiruan, Kim Jong-un Pimpin Rapat Militer Bahas Rudal dan Nuklir Korut (foto/int)

RIAU24.COM - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un sempat diisukan meninggal dunia, bahkan memiliki tiruan. Namun kemudian hal itu terbantahkan setelah kemunculan Kim Jong-un dihadapan publik.

Bahkan seperti dilansir dari Okezone, Kim Jong-un memimpin rapat militer membahas kebijakan baru untuk meningkatkan kemampuan nuklir. Hal itu dilakukan di tengah perundingan denuklirisasi dengan Amerika Serikat (AS).

zxc1

Media pemerintah KCNA pada Minggu (24 Mei 2020), laporkan negosiasi denuklirisasi yang dipimpin AS yang bertujuan membongkar program nuklir dan rudal Korea Utara (Korut) telah membuat sedikit kemajuan sejak akhir tahun lalu. Terutama setelah pandemi global Covid-19 atau virus corona merebak.

Rapat itu membahas langkah-langkah untuk meningkatkan angkatan bersenjata dan "secara andal mengandung ancaman militer besar atau kecil yang terus-menerus dari pasukan musuh," sebut KCNA sebagaimana dikutip Reuters pada Minggu.

"Yang ditetapkan dalam pertemuan itu adalah kebijakan baru untuk lebih meningkatkan pencegahan perang nuklir negara itu dan menempatkan pasukan bersenjata strategis pada operasi siaga tinggi," sebut laporan resmi pemerintah itu.

"Diambil dalam pertemuan itu adalah langkah-langkah penting untuk meningkatkan kemampuan serangan senjata dari artileri," lanjut KCNA.

Pertemuan Komisi Militer Pusat Partai Buruh yang berkuasa itu menandai penampilan publik pertama Kim dalam tiga pekan terakhir. Kim Jong-un cuma melakukan sejumlah kecil kunjungan luar biasa dalam dua bulan terakhir di tengah kekhawatiran Covid-19.

zxc2

Korea Utara (Korut) tak ada melaporkan kasus virus corona dan sudah memberlakukan langkah-langkah anti Covid-19. Kemunculan Kim Jong-un itu mengikuti spekulasi kuat tentang kesehatannya bulan lalu.