Menu

Tidak Menguasai, Guru Besar UGM Nilai Mendikbud Tak Kompeten Mengurus Pendidikan

Riko 9 Jul 2020, 14:04
Nadiem Anwar Makarim (net)
Nadiem Anwar Makarim (net)

RIAU24.COM - Kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim kembali mendapat sorotan dan kritikan tajam dari sejumlah praktisi dan pengamat pendidikan. 

Nadiem dianggap belum dapat mewujudkan secara nyata program dan visi Nawacita sebagai Menteri Pendidikan sebagaimana harapan tinggi yang telah disematkan kepadanya saat ditunjuk Presiden Jokowi kurang lebih sejak sembilan bulan yang lalu. 

Guru Besar Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Wahyudi Kumorotomo menyatakan Nadiem sebagai Menteri Pendidikan tidak betul-betul menguasai peta persoalan pendidikan di Indonesia. 

"Nadiem agaknya lebih cocok menjadi salah satu dirjen dalam Kementerian Pendidikan yang dapat membuat inovasi di bidang teknologi pendidikan," ujar Wahyudi Kumorotomo dalam diskusi zoom dan live youtune Pustakapedia, mengutip dari Sindonews Selasa 7 Juli 2020 bertema, “Arah Pendidikan Kita: Mas Nadiem Mau ke Mana?” 

Wahyudi beralasan terdapat konteks yang berbeda di Kemendikbud yang kini menangani semua jenjang pendidikan di Indonesia. Selain itu, ide Nadiem yang menghendaki semua kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) dilakukan secara daring tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. 

"Banyak daerah yang belum mempunyai infrastruktur pendidikan yang memadai. Jangan lagi internet, bahkan banyak daerah di Indonesia yang belum teraliri listrik. Hal ini tentu memerlukan segregasi dan segmentasi kebijakan sesuai dengan kenyataan di setiap daerah. Artinya tidak semua jenjang dan daerah dapat dilakukan PBM secara daring karena banyak materi pembelajaran yang memerlukan mentoring pengajar,” kata Wahyudi.

Halaman: 12Lihat Semua