Dua Hari Lagi Bakal Menikah, Calon Pengentin Pria Ini Malah Gantung Diri di Dapur, Diduga Ini Penyebabnya

Kamis, 06 Agustus 2020 | 11:06 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM -  Entah apa yang merasuki pikiran seorang pria berinisial MA (20). Rencananya, pada Jumat 7 Agustus 2020 atau dua hari lagi, ia akan pernikahan dengan wanita pujaan hatinya. Namun siapa sangka, ia malah memilih mengakhiri hidupnya dengan menggantung dirinya sendiri. 

Aksi nekat itu ia lakukan di dapur rumah kontrakannya yang berada di Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, Rabu 5 Agustus 2020. 

Baca Juga: Lakukan Pemerkosaan Terhadap Seorang Remaja yang Ditilang Karena Pelanggaran Lalu Lintas, Polisi Ini Akhirnya Ditetapkan Jadi Tersangka

Kematian tragis yang dialami MA, dibenarkan Kapolsek Siantar Barat, Iptu Esron Siahaan. "Hari Jumat ini korban akan melangsungkan pernikahan dengan seorang gadis yang diketahui bernama Desi," ungkapnya, Kamis 6 Agustus 2020. 

Pemicu MA nekat melakukan perbuatan itu, diduga karena uang untuk biaya pernikahan yang dijanjikan oleh orang tuanya di Nias tidak kunjung datang. 

Hubungi Calon Istri 
Dari pendalaman yang dilakukan pihaknya, Desi yang juga calon istri MA mengakui, sebelum mengakhiri hidupnya, MA sempat menghubungi dirinya. Ketika itu, MA mengatakan dirinya akan datang ke rumah Desi di Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar.

"Namun setelah ditunggu-tunggu, korban tidak kunjung datang ke rumah kekasihnya. Jadi kekasihnya ini memutuskan untuk datang ke rumah korban," terang Esron. 

Baca Juga: Tragis, Ditinggal Sendirian di Rumah, Bocah Cantik Ini Diperkosa Secara Brutal Oleh Tiga Pria Sekaligus

Namun setelah sampai di rumah korban, Desi tidak menemukan keberadaan korban di kamar. Ia kemudian mencarinya ke ruang dapur. Namun Desi langsung dibuat terperanjat, karena menemukan calon suaminya itu sudah dalam kondisi tergantung dengan menggunakan bantuan kayu broti. 

Selanjutnya, Desi dengan orangtua korban memotong tali yang terikat di leher korban. Namun saat berhasil diturunkan, ternyata korban sudah tidak bernyawa lagi. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada petugas Kepolisian setempat, yang langsung turun ke lapangan dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Saat ini,  jenazah korban sudah dimakamkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...