Di Pangkalan Indarung Singingi, Bupati Mursini Tebarkan Benih 8.000 Ekor Ikan Lokal

Selasa, 22 September 2020 | 18:49 WIB
Di Pangkalan Indarung Singingi, Bupati Mursini Tebarkan Benih 8.000 Ekor Ikan Lokal (foto/zar) Di Pangkalan Indarung Singingi, Bupati Mursini Tebarkan Benih 8.000 Ekor Ikan Lokal (foto/zar)

RIAU24.COM -  KUANSING - Desa Pangkalan Indarung Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Merupakan salah satu Desa yang sangat berpotensi untuk Sektor Perikanan, terutama untuk ikan lokal.

Baca Juga: Alhamdulillah, Hari Ini, Kuansing Nihil Kasus Covid-19



Oleh karena itu, untuk menjaga kelestarian ikan lokal, maka Bupati Kuantan Singingi Drs. H. Mursini, M.Si menebar sebanyak 8.000 Ekor Ikan lokal yang terdiri dari Ikan Baung sebanyak 6.000 Ekor, dan Ikan Nilem sebanyak 2.000 Ekor, Sabtu (19/9) kemarin.

Hal ini disebabkan, Sektor perikanan merupakan sumber pangan, membuka kesempatan kerja, sarana rekreasi, menumbuhkan perekonomian dalam rangka mensejahterakan masyarakat khususnya petani perikanan," Ungkap Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini, M.Si dalam sambutannya.

Baca Juga: Pemburu Teking Covid-19 Polres Kuansing, 42 Orang Terjaring dan Diberi Sanksi

Sebab, Katanya, salah satu sumber yang memiliki potensi perikanan sangat besar di masa mendatang yaitu Perairan Umum Daratan (PUD). Untuk luas PUD di Kabupaten Kuantan Singingi di perkiraan sekitar 22.882,43 Ha, yang terdiri dari perairan sungai, danau (alami/buatan), rawa, dan bendungan.

Akan tetapi berdasarkan data pada hasil tangkapan ikan di beberapa lokasi Kuansing, menunjukan terjadinya penurunan produksi perairan umum. Di duga akibat dari pola penangkapan ikan yang tidak terkendali, tanpa memperhatikan keberlangsungan hidup ikan-ikan tersebut. Serta penurunan kualitas lingkungan perairan sebagai akibat dari aktivitas manusia seperti Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Namun hanya sebagian kecil saja kelestarian PUD Kuansing yang terjaga dengan baik, di kelola dengan sistem kearifan lokal bagi masyarakat tempatan. "Alhamdulillah Desa Pangkalan Indarung masih dapat menjaga kearifan lokal, melalui kelompok yang di pelopori oleh lembaga adat. Sehingga kelestarian perairan, masih dapat kita rasakan saat ini," tuturnya.

Dijelaskannya, Restocking benih ikan ke sungai adalah upaya untuk meningkatkan sumber daya perikanan, khususnya di daerah Pangkalan Indarung. Sehingga dalam jangka waktu tertentu nantinya, dapat menjadi tumpuan masyarakat sekitarnya untuk meningkatkan pendapatan, mendukung ketahanan pangan dan juga dapat meningkatkan gizi masyarakat sekitar.

PenulisR24/zar



Loading...
Loading...