Presiden AS Donald Trump Serang China di Sidang Umum PBB: Kita Minta Pertanggung Jawaban Soal Penyebaran Corona

Rabu, 23 September 2020 | 05:48 WIB
Donald Trump Donald Trump

RIAU24.COM -  NEW YORK - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyalahkan China soal merebaknya virus Corona ke berbagai penjuru dunia. 'Serangan' Trump ini disampaikan pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Trump yang menghadapi pemilu presiden November memfokuskan pidatonya dengan melancarkan serangan pada China. Dia menuduh Beijing membiarkan orang meninggalkan China pada awal wabah untuk menginfeksi dunia saat China menutup perjalanan domestik.

Baca Juga: Sebuah Sungai Yang Hilang Sekitar 172.000 Tahun Yang Lalu Baru Saja Ditemukan Di Gurun Pasir Thar Rajasthan

“Kita harus meminta tanggung jawab bangsa yang melepas wabah ini ke dunia, China,” kata Trump dalam pernyataan yang direkam di Gedung Putih dan dikirim secara terpisah ke Sidang Umum PBB akibat pandemi. 

“Pemerintah China, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang secara virtual dikontrol oleh China, secara salah mendeklarasikan tidak ada bukti penyebaran dari manusia ke manusia,” ujar Trump. 

“Kemudian, mereka secara salah menyatakan orang tanpa gejala tidak akan menyebarkan penyakit itu. PBB harus meminta China bertanggung jawab atas aksi mereka,” kata dia. 

Trump menjanjikan untuk mendistribusikan vaksin. “Kami akan mengalahkan virus dan kami akan mengakhiri pandemi,” tutur dia. 

Baca Juga: Petugas Kebun Binatang Tewas Dibunuh Beruang Secara Brutal Di Depan Pengunjung Di Taman Satwa Liar Shanghai Di Cina

Dalam pendahuluan pidato Xi, Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun menyatakan, “China menolak tuduhan tanpa dasar terhadap China. Dunia di persimpangan. Pada momen ini, dunia perlu lebih solidaritas dan kerja sama, tapi bukan konfrontasi.

Sedangkan, Presiden China Xi Jinping mengungkapkan nada lebih lunak dalam pidato virtualnya di Sidang Umum. Dia menyerukan kerja sama dalam menghadapi pandemi dan menegaskan China tidak berniat memicu Perang Dingin atau perang dengan negara mana pun. 

Keduanya mengungkapkan berbagai visi saat hubungan AS dan China berada di level terendah dalam beberapa dekade, di tengah pandemi, konflik dagang dan sengketa teknologi. ***

PenulisR24/saut



Loading...
Loading...