Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Kepolisian Masih Larang Liga 1 2020 Digelar

Selasa, 13 Oktober 2020 | 21:20 WIB
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Kepolisian Masih Larang Liga 1 2020 Digelar (foto/int) Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Kepolisian Masih Larang Liga 1 2020 Digelar (foto/int)

RIAU24.COM -  Kasus Covid-19 yang masih tinggi menjadi alasan pihak kepolisian melarang Shopee Liga 1 2020 dimulai lagi dalam waktu dekat ini. Ini membuat keinginan PSSI menggelar pertandingan lagi jadinya bertepuk sebelah tangan.

Baca Juga: Klasemen Serie A: AC Milan di Puncak, Unggul dari Napoli dan Juventus



Dilansir dari Detiksport, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan tidak mengeluarkan izin. Mengingat pandemi COVID-19 di Indonesia masih tinggi makanya kegiatan yang mengundang keramaian atau kerumunan tak diizinkan.

Pigak Polri sedang memprioritaskan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada akhir 2020. "Polri kan sudah jelas menyampaikan kalau selama Pilkada-Pandemi tidak akan mengeluarkan izin keramaian," sebut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.

Baca Juga: Dengan 92 Kemenangan Dalam F1, Lewis Hamilton Berhasil Pecahkan Rekor Michael Schumacher

Namun ketika ditanya bagaimana jika klub-klub tetap menggelar pertandingan tanpa izin, Irjen Pol Argo Yuwono tak mau berandai-andai.

Namun Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan seempat memasang target kompetisi harus lanjut minimal pada November 2020. Keinginan Iriawan tersebut seirama dengan 18 klub Shopee Liga 1 yang hari ini, Selasa (13 Oktober 2020).

Sayang keinginan ini ternyata tak dibarengi dengan izin kepolisian, meski PT LIB dan PSSI masih akan mengupayakannya. Namun Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita menyebut izin dari kepolisian masih diupayakan.

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...