Forkopimda Bengkalis dan KPU Gelar Rakor Jelang Pilkada

Rabu, 18 November 2020 | 12:12 WIB
Penjabat Bupati Bengkalis Syahrial Abdi Penjabat Bupati Bengkalis Syahrial Abdi

RIAU24.COM - BENGKALIS - Menjelang hari H pilkada Bengkalis 2020 yang jatuh pada tanggal 9 Desember mendatang, pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar rapat kordinasi pilkada dan rapat evaluasi Covid-19, rapat tersebut dilaksanakan Selasa 17 November 2020 kemarin di  Bathin Bertuah, Mandau.

Penjabat Bupati Bengkalis saat rapat kordinasi persiapan pilkada dan rapat evaluasi Covid 19 serta rencana pelaksanaan PSBM mengatakan bahwa, saat ini kasus COVID-19 di Duri dari tiga Kecamatan mengalami peningkatan dan masih dalam zona merah. 

"Pilkada pada tahun ini kita namakan pilkada New Normal, semua proses pelaksanaannya harus menerapkan protokol kesehatan,"ungkap Syahrial Abdi.

Baca Juga: Sampaikan Memori Banding Kasus Gratifikasi Amril Mukminin, KPK Diminta Tersangkakan Kasmarni

Diutarakannya, Rapat awal dimana Pemerintah Daerah dan Forkopimda sudah menjadwalkan 10 hari sebelum dilaksanakan rapat final, terlebih dahulu dilaksanakan pengecekan dilapangan. 

"Kita pastikan Pilkada dimasa pandemi ini terselesaikan dan berjalan dengan baik,"ujarnya.

Kemudian Ketua KPU Bengkalis Fadhilah Al Mausly menyampaikan secara umum pelaksanaan pilkada di Kabupaten Bengkalis sudah terealisasi 90%. Namun secara proses masih menemui kendala-kendala dilapangan.

Baca Juga: FPK Masa Bhakti 2020-2024 Terbentuk, Siap Bekerja untuk Kabupaten Bengkalis

Sedangkan, jumlah peserta KPPS di kabupaten Bengkalis berjumlah 11.565 orang terdiri dari 7 KPPS dan 2 linmas di setiap TPS terdiri dari 1.285 TPS dan semua KPPS sudah dilaksanakan rapid tes dan 22 hari menjelang pencoblosan.

"Semua surat suara sudah sampai di KPU Bengkalis, pada Senin (16/11/2020) kemaren pelipatan surat suara sudah masuki tahap ke 2 dan kita targetkan 3 hari kedepan pelipatan surat suara selesai,"pungkasnya.

PenulisR24/hari



Loading...
Loading...