Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Seorang Bocah Berusia 6 Tahun di India, Menunjukkan Betapa Tidak Amannya Negara Tersebut Bagi Wanita dan Anak-Anak

Rabu, 18 November 2020 | 14:50 WIB
Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Seorang Bocah Berusia 6 Tahun di India, Menunjukkan Betapa Tidak Amannya Negara Tersebut Bagi Wanita dan Anak-Anak Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Seorang Bocah Berusia 6 Tahun di India, Menunjukkan Betapa Tidak Amannya Negara Tersebut Bagi Wanita dan Anak-Anak

RIAU24.COM -  Warga Kanpur India diguncang oleh kematian seorang gadis berusia 6 tahun, yang ditemukan dengan kondisi mengerikan.  

Polisi mengatakan pasangan tanpa anak membayar 2 pria senilai Rp 2 juta untuk menculiknya demi ritual okultisme untuk memungkinkan mereka memiliki anak, sesuai laporan PTI. Kedua pria yang sedang mabuk tersebut mencoba memperkosanya dan kemudian membunuhnya.

Baca Juga: Ditetapkan Sebagai Tersangka, Edhy Prabowo Ajukan Surat Pengunduran Diri Kepada Presiden

Setelah ini, mereka diduga mengambil paru-paru dan jantung dari tubuh gadis itu dan membawanya ke pasangan tersebut sebagai bagian dari 'ritual'.

Sementara terdakwa telah ditangkap dan pengadilan jalur cepat akan dilaksanakan untuk memutuskan hukuman, satu fakta bahwa tindakan mengerikan ini kembali disoroti, karena menunjukkan betapa tidak amannya negara tersebut bagi seorang wanita atau anak-anak perempuan.

Kasus-kasus pemerkosaan yang terjadi di India, menunjukkan kekejaman para penjahat ini terhadap para wanita yang tidak ragu untuk menyerang. Tidak peduli berapa usia Anda, tidak ada yang aman dari predator seperti itu.

Baca Juga: Mayat Dengan Organ Tubuh yang Hilang Ditemukan Mengambang di Dengkil, Diduga Tenaga Asing Yang Lolos Karantina

Keadilan yang dijatuhkan hanyalah sebagian dari solusi. Mencegah tindakan seperti itu lebih penting. Menyelamatkan wanita dari nasib seperti itu jauh lebih baik daripada harus menghukum seseorang begitu kerusakan terjadi.

Langkah-langkah perlu diambil agar tindakan di masa mendatang dicegah atau lingkaran setan ini akan terus berlanjut.

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...