Pernah Ramal Bakal Terjadi Wabah, Begini Prediksi Bill Gates Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir

Kamis, 19 November 2020 | 11:12 WIB
Bill Gates Bill Gates

RIAU24.COM -  Orang tajir yang juga mantan juragan Microsoft, Bill Gates, kembali melontarkan ramalannya. Kali ini, ia mempredikasi akan terjadi perubahan pada pola dan tingkah laku manusia, setelah pandemi virus Corona Covid-19 berakhir. 

Untuk diketahui, sebelum pandemi terjadi, Bill Gates juga yang pernah memprediksi, bahwa dunia akan dilanda pandemi akibat virus. Ketika pandemi terjadi, Gates termasuk salah satu pihak yang aktif mendalami penemuan vaksin untuk menangkal virus itu. 

Kali ini, Gates memprediksi, setelah pandemi Virus Corona berakhir, terjadi perubahan pada cara orang bepergian dan melakukan bisnis. Tak hanya itu, ia juga memprediksi akan ada lebih dari 50 persen perjalanan bisnis hilang dari sebelumnya.

Baca Juga: Korsel Ragu Korea Utara Bebas Dari Covid-19, Kalau Bohong Negeri yang Dipimpin Kim Jong-un Terancam Hancur

"Prediksi saya adalah bahwa lebih dari 50 persen perjalanan bisnis dan lebih dari 30 persen hari di kantor akan terlewat," lontarnya, selama konferensi Dealbook New York Times, yang dilansir ulang viva, Kamis 19 November 2020.

Menurutnya, begitu pandemi berakhir, akan ada ambang batas yang sangat tinggi untuk melakukan perjalanan bisnis karena bekerja dari rumah lebih memungkinkan. Bahkan, prediksi Gates, beberapa perusahaan bisa lebih ekstrem untuk mengurangi pertemuan tatap muka. Untuk diketahui, Micosoft juga disebut-sebut tengah mempertimbangkan untuk menerapkan working from home (WFH) bagi para karyawannya. 

Gates sendiri mengakui saat ini ia memiliki jadwal yang lebih sederhana karena pandemi membuat dia tidak bepergian untuk bisnis.

Baca Juga: Pengakuan Bekas Tahanan Uighur di Xinjiang: Disiksa dan Dipaksa Makan Daging Babi

Meski demikian, para eksekutif Microsoft malah memberikan prediksi berlawanan. Mereka memperkirakan perjalanan bisnis akan pulih kembali usai pandemi.

"Kami yakin bahwa saat kami kembali ke langit, rute perjalanan akan dilanjutkan pada tingkat yang sebelumnya," kata Judson Althoff, wakil presiden eksekutif bisnis komersial Microsoft di seluruh dunia. ***

PenulisR24/wan



Loading...
Loading...