Menu

Keren! Masyarakat Gunakan CCTV dan Drone Pantau Program Mangrove

Siswandi 20 Nov 2020, 23:45
Masyarajat menggunakan drone untuk memantau program mangrove di Bengkakis.  Foto: ist
Masyarajat menggunakan drone untuk memantau program mangrove di Bengkakis. Foto: ist

RIAU24.COM -  Kelompok masyarakat penerima program padat karya penanaman mangrove (PKPM) di Kabupaten Bengkalis, memanfaatkan kecanggihan tekhnologi seperti CCTV dan drone untuk memudahkan pemantauan kerja mereka. 

Hal ini terungkap dalam kunjungan tim  Inpektorat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, saat meninjau pelaksanaan PKPM di Kabupaten Bengkalis. Program ini juga sudah masuk dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

''Kami mengapresiasi tiga kelompok tani hutan yang menerima PKPM. Cara mereka bekerja sudah memanfaatkan teknologi seperti CCTV dan drone, sehingga bisa dipantau dari jauh progres di area yang luas,'' ujar Ketua Tim peninjauan dari Irjen KLHK, Andri Gunawan, sebagaimana rilis pada media, Jumat 20 November 2020.

Kegiatan PKPM di Kabupaten Bengkalis yang dikunjungi, diantaranya dilaksanakan oleh KTH Mangrove IPMPL 1 Desa Muntai Barat, KTH Mangrove IPMPL 2 Desa Muntai dan KTH Mangrove IPMPL 3 Desa Pambang pesisir. 

Dari ketiga KTH ini, diperkirakan lebih dari 650 masyarakat ikut terlibat. Adapun lokasi penanaman mangrove menjangkau wilayah sejauh lebih kurang 10,5 Km di sepanjang pantai Desa Muntai Baray, Pantai Desa Muntai, dan Desa Pambang Pesisir.

Kepala KPH Bengkalis Pulau, Agus Rianto mengatakan bahwa mereka sangat mengapresiasi inisiasi masyarakat dalam pelaksanaan PKPM. Masyarakat juga menanam bibit mangrove dengan begitu rapi.

Halaman: 12Lihat Semua