Soal Belajar Tatap Muka di Pekanbaru, Begini Tanggapan Ketua DPRD

Sabtu, 21 November 2020 | 11:17 WIB
Hamdani Hamdani

RIAU24.COM - PEKANBARU - Pemko Pekanbaru sempat mencoba memulai aktivitas belajar-mengajar pada 16 November lalu. Hal ini disambut baik para orang tua meski hanya sehari digelar.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani, Jumat (20/11/2020), mengatakan, situasi pandemi corona ini memang fluktuatif, terkadang berada di zona merah dan terkadang di zona kuning pandemi corona.

Baca Juga: Dilantik Sebagai Sekda Pekanbaru Definitif, Muhammad Jamil Diberi Tugas Perkuat Peran Tim Satgas Covid-19

"Wajar saja wali kota mengizinkan sekolah tatap muka. Karena, ekspektasi masyarakat sangat besar (agar anak-anak sekolah kembali)," ujarnya.

Hamdani menceritakan bahwa ada wali murid yang datang kepadanya. Wali murid itu menanyakan kapan dimulainya sekolah tatap muka.

Baca Juga: M Jamil Resmi Jabat Sekda Definitif, Ini Pesan Walikota Pekanbaru

"Mungkin anak-anak sulit dikendalikan kalau belajar di rumah. Makanya, Pemko Pekanbaru ini mengakomodir seluruh pihak," ucap Hamdani.

Sehingga ketika ada peluang, sekolah tatap muka dimulai meski terbatas hanya untuk SMP negeri pada 16 November. Ternyata, angka pasien corona naik lagi setelah itu. Sehingga, kebijakan belajar tatap muka dievaluasi kembali.

PenulisR24/put



Loading...
Loading...