Jasad Seorang Pilot dan Istrinya Akhirnya Ditemukan Setelah Mobil yang Dikemudikan Jatuh Sedalam 250 Kaki

Jumat, 11 Desember 2020 | 16:10 WIB
Jasad Seorang Pilot dan Istrinya Akhirnya Ditemukan Setelah Mobil yang Dikemudikan Jatuh Sedalam 250 Kaki Jasad Seorang Pilot dan Istrinya Akhirnya Ditemukan Setelah Mobil yang Dikemudikan Jatuh Sedalam 250 Kaki

RIAU24.COM -  Mayat seorang pilot Inggris dan istrinya bernama Richard Addicott dan istrinya Rita Garcia Bolanos ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan di Gran Canaria ketika mobil yang mereka tumpangi jatuh setinggi 246 kaki ke jurang. Ayahnya Ivan Garcia Buelna dan salah satu putrinya, Marta Garcia Bolaños, juga meninggal bersama mereka di dalam mobil.

Richard, seorang pilot Norwegian Air Shuttle, sedang berlibur dari London mengunjungi ayah mertuanya pada saat itu, Mirror melaporkan. Kecelakaan itu terjadi dalam cuaca buruk di bentangan jalan raya di Galdar, Las Palmas di Kepulauan Canary Spanyol.

Baca Juga: Seorang Remaja Diserang oleh Buaya, Orang-orang Panik dan Berteriak

Pihak berwenang yakin kecelakaan fatal itu terjadi antara jam 9 malam dan 10 malam pada hari Selasa. Tetapi puing-puing itu tidak ditemukan sampai pukul 15.45 keesokan harinya, hampir 18 jam kemudian. Seorang pekerja jalan raya yang lewat melihat penghalang pinggir jalan telah rusak dan melihat mobil tersebut.

Pekerja darurat pergi ke kendaraan untuk memeriksa siapa saja yang terperangkap dan menemukan keempatnya telah meninggal. Rombongan kembali ke Las Palmas setelah mengunjungi nenek Rita di Artenara.

Motor tersebut diyakini telah jatuh hanya 10 menit dalam perjalanan 90 menit mereka dalam kabut dan hujan, surat kabar lokal La Nueva Espana melaporkan. Tidak jelas siapa yang mengemudikan mobil itu. Kendaraan itu menabrak penghalang tabrakan di belokan kanan tajam dan jatuh dari tebing di sisi kiri jalan.

Baca Juga: Dua Pria India Tamu Pernikahan Ini Viral Lantaran Lanjut Makan Meski Kebakaran Terjadi Tepat di Belakang Mereka: Pasti Makanannya Enak Ya?


Mobil tersebut berguling beberapa kali menuruni tanggul curam.

Mantan kolega Richard Kye Lopez mengatakan kepada Mirror: “Saya bekerja bersama Richard sebagai awak kabin selama bertahun-tahun. Sangat menyedihkan mendengar kematiannya karena dia adalah teman baik, dan inspirasi yang lebih besar untuk menjadi pilot bagi saya. Yang bisa saya katakan adalah bahwa saya sangat sedih atas kepergiannya, dan saya berharap yang terbaik untuk keluarganya yang malang. Saya harap dia tahu betapa dia menjadi inspirasi bagi saya."

Seorang mantan kolega di Ryanair memujinya sebagai "salah satu orang terbaik yang pernah saya temui", menambahkan: "Ini tidak bisa dipercaya."

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Pesawat Ulang-Alik Norwegia mengatakan: "Pikiran kami bersama keluarga, teman, dan kolega Kapten Bantuan Richard Addicott selama masa sedih ini."

Mayat-mayat itu belum ditemukan karena kondisi medan dan cuaca, membuat helikopter atau penyelamat darat terlalu berisiko. Pengambilan jenazah telah direncanakan pada Kamis, jika cuaca memungkinkan, tetapi belum ada laporan lebih lanjut.

Investigasi atas kematian sedang berlangsung. Seorang juru bicara Kantor Luar Negeri mengatakan: "Kami mendukung keluarga seorang pria Inggris setelah kematiannya di Gran Canaria, dan berhubungan dengan pihak berwenang Spanyol."

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...